Laporan: Ardi Toris

BUTON, BP-Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Lanal) Kendari akan membangun pos angkatan laut (Posal) di Kabupaten Buton.

Untuk merealisasikan pembangunan Posal itu, Danlanal Kendari, Kolonel Laut (P) Andike Srimutia melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Buton. Kamis (16/07)

Lokasi yang akan dibangun Posal berada di Wabula, Kabupaten Buton

Sebagaimana dirilis Kominfo Buton, kunjungan tersebut disambut langsung Bupati Drs La Bakry MSi, bersama Wakil Bupati Buton Iis Elianti, Kapolres Buton, AKBP Adi Benny Cahyono, Danramil 1413-02 Pasarwajo, Kapten Inf Bahari dan sejumlah pejabat teras Pemerintah Kabupaten Buton. Rombongan Danlanal Kendari diterima di Ruang Rapat Anjungan Kantor Bupati Buton, Takawa, Pasarwajo.

Sesaat setelah mengadakan pertemuan Danlanal bersama Pemkab Buton meninjau lokasi yang bakal dijadikan sebagai Pos TNI AL (Posal) Buton di Desa Koholimombono, Kecamatan Wabula.

Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) Andike Srimutia menjelaskan kehadiran Pos AL guna meningkatkan keamanan wilayah pesisir. Yang mana Pulau Buton memiliki wilayah laut yang sangat luas dengan potensinya yang besar.

“Kehadiran angkatan laut di Kabupaten Buton sangat diperlukan. Terlebih wilayah Kabupaten Buton merupakan daerah pesisir pantai,” katanya.

Olehnya itu, kata Danlanal penyebaran pos-pos Angkatan Laut di bawah jajaran Lanal Kendari akan dilakukan secara merata. “Biar mereka beban kerja AL bisa merata semua. Kalau di sini dibebankan ke posnya yang di Baubau sangat jauh. Makanya kita buatkan di kabupaten Buiton juga,” kata Danlanal Kendari.

Menurutnya, lokasi yang disiapkan Pemkab Buton untuk pembangunan Pos AL ini sangat strategis. Sebab, di lokasi tersebut juga sudah disiapkan Pemkab Buton sebagai kawasan terpadu, seperti Sekolah Perikanan dan Kelautan, Industri Pengolahan Ikan.

“Disana ada politeknik, ada perindustrian dan tempat terpadu, itu sangat luas. Sehingga dengan kehadiran Pos ini, ekonomi masyarakat pasti bisa meningkat, karena ada yang belanja untuk kebutuhan ekonomi, dan masyarakat turut dilibatkan, terus ada sekolah, yang bekerja di situ juga ada,” ujarnya.

Meski begitu lanjut Mantan Dandenma Kormada II ini, pembangunan Pos AL ini masih harus dibahas dan dikoordinasikan dengan Bupati Buton dan stakholder terkait agar disesuaikan dengan mekanisme.

“Ini baru proses koordinasi dan melihat lokasi dan lahan, kami menunggu arahan pak bupati dengan pemerintah desa. Karena soal pembangunan ini ada mekanisme yang harus kita ikuti dan mekanisme ini kita ingin clear, pemilik lahan clear,” ujarnya.

Ia menyebutkan standar Pos AL yang dibangun yaitu dermaga untuk tempat skip, asrama untuk tempat tinggal personel dan lahan bangunan Pos itu sendiri.

Bupati Buton Drs La Bakry MSi menjelaskan dengan hadirnya pos Angkatan Laut di Kabupaten Buton, wilayah Wabula nantinya akan menjadi ramai. Sebab, selain pembangunan Pos, di daerah itu juga akan dibangun Politeknik Perikanan, Balai Latihan Kerja, Industri, dan Pantai Jompo.

“Kita tinjau lokasinya, tokoh adat dari Desa Koholimombono sudah menghibahkan lahan. Sehingga Daerah Wabula dan sekitarnya akan ramai nantinya,” pungkas Bupati Buton.(*)

Pin It on Pinterest