Peliput : Amirul

BATAUGA,BP-Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berkomitmen gencar melakukan vaksinasi Covid-19 guna mencapai target 70 persen herd immunity atau kekebalan kelompok ditengah masyarakat. Komitmen berlangsung dalam rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19, di Gedung Wisata Rujab Bupati Buton Selatan (Busel), Selasa (12/10).

Rapat dipimpin langsung Bupati Busel H. La Ode Arusani. Turut hadir Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Tangkari, Kapolres Buton AKBP Gunarko, yang mewakili Dandim 1413 Buton, unsur Forkopimda, para OPD, Kepala Puskesmas, Camat, Lurah dan Kepala Desa.

Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani pimpin rapat evaluasi vaksinasi, turut hadir Kapolres Baubau, dan Kapolres Buton

H. La Ode Arusani menyampaikan, penyebaran Covid-19 erat kaitannya dengan mobilitas penduduk, untuk itu memerlukan upaya pengendalian yang serius, baik melalui peran pemerintah maupun dari peran masyarakat.

Kata La Ode Arusani, pemerintah terus berupaya mengajak masyarakat senatiasa menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menyegerakan vaksinasi sebagai salah satu langkah awal menuju tatan kehidupan baru yang berdampingan dengan Covid-19.

“Kita patut bersyukur bahwa secara nasional kasus Covid-19 melandai beberapa minggu terakhir ini, hal ini dapat tercapai dengan adanya kebijakan pemerintah yang menerapkan PPKM di setiap daerah secara nasional. Terkhusus di Kabupaten Buton Selatan berdasarkan data pe 11 Oktober 2021 level PPKM berada di level dengan status hijau,” ucapnya.

Lanjutnya, saat ini memasuk pada fase yang cukup menyenangkan bahkan hampir setiap orang menyangka pandemi telah terkendali. Tapi fase ini merupakan fase paling berat, dimana harus mempersiapkan dan meningkatkan langkah-langkah antisipatif dan terukur guna mempertahankan status level 1 PPKM dan terkendalinya pandemi di Buton Selatan yang salah satunya dengan melakukan pengetatan dan percepatan cakupan vaksinasi.

Tidak dipungkiri jika capaian vaksinasi Covid-19 di Buton Selatan belum maksimal, untuk itu diperlukan upaya-upaya ekstra dan dukungan dari berbagai pihak serta kerjasama dengan seluruh komponen stake holder, TNI, Polri, Kepala OPD, Camat, lurah dan kepala desa.

Selain itu, peran aktif dari nakes, tenaga pendidik, insan pers, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh masyarakat kabupaten Buton Selatan untuk ikut serta berperan aktif dalam melakukan sosialisasi terkait vaksinasi serta mensukseskan pelaksanaan kegiatan vaksinasi covid-19 sehingga dapat keluar dari zona pandemi.

Kegiatan rapat evaluasi vaksinasi tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Mou tentang pelayanan terpadu korban kekerasan terhadap perempuan dan anak serta kekerasan dalam rumah tangga di Buton Selatan antara pemerintah daerah Kabupaten Buton Selatan dengan kepolisian Resort Buton dan Kepolisian Resort Baubau.

“Harapan kami kerjasama ini dapat terjalin dengan baik agar penanganan terhadap ragam kasus yang selama ini melingkupi kehidupan perempuan dan anak mendapat perhatian lebih khusus,” tuturnya..

Ia menambhakan, terkhusus melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Busel saat ini sudah banyak kemajuan yang dicapai terkait kesetaraan gender perlindungan perempuan dan perlindungan anak terutama di bidang pelayanan terhadapa korban kekerasan.

baca juga: Bupati Busel Arusani Hibahkan Tanah Bangun Kantor KPU

Namun demikian masih banyak tantangan yang dihadapi terutama dalam hal pelaporan, penanganan kasus pendampingan korban serta informasi dan data.

“Oleh karenanya sekali lagi mari kita perkuat kersama dan penigkatan koordinasi guna menjawab tantangan-tantangan yang kita hadapi,” tukasnya. (*)