Wali Kota Baubau AS Tamrin, didampingi Wakilnya La Ode Ahmad Monianse, bersama unsur Forkopimda menggelar deklarasi damai di Rujab Wali Kota.

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Kota Baubau lebih awal berdeklarasi damai, mencegah konflik. Komitmen bersama ini disepakati oleh para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Rujab Wali Kota Baubau, Selasa (22/09).

Wali Kota Baubau AS Tamrin, didampingi Wakilnya La Ode Ahmad Monianse, bersama unsur Forkopimda menggelar deklarasi damai di Rujab Wali Kota.
Wali Kota Baubau AS Tamrin, didampingi Wakilnya La Ode Ahmad Monianse, bersama unsur Forkopimda menggelar deklarasi damai di Rujab Wali Kota.

Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari yang menggagas deklarasi ini mengatakan, pihaknya mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau. Beberapa elemen dihadirkan untuk menguatkan persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Dengan deklarasi ini kita sepakat akan menjaga Baubau tetap damai, menyatukan perbedaan, menolak isu hoax, baik yang berkembang di media sosial atau masyarakat,” katanya.

Kata dia, langkah cepat diambil menyikapi situasi baik secara nasional maupun regional, merapatkan barisan bersama-sama merawat perdamaian di Kota Baubau.

“Kita ingin menguatkan seluruh elemen di Kota Baubau ini untuk sama-sama menjaga perdamaian,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Wali Kota Baubau AS Tamrin, yang mana deklarasi ini bertujuan untuk meredam potensi konflik di masyarakat. Baik itu antar agama, suku, kelompok, maupun etnis.

“Untuk itu peranan tokoh masyarakat, Forkopimda, tokoh adat, maupun akademisi, semua kita libatkan, dengan kita tandatangani dalam bentuk komitmen,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga meminta kepada awak media, untuk menjadi penyambung informasi antara pemerintah dengan masyarakat, serta menyebarluaskan tentang deklarasi damai ini. Diharapkan dapat terimplementasi dengan baik di masyarakat.

iklan corona baubau
iklan

“Meskipun kita sudah pada teken, kalau tidak terimplementasi di masyarakat, maka tidak ada manfaatnya,” katanya.

AS Tamrin menambahkan, dalam deklarasi damai ini diangkat nilai-nilai budaya nasional berdasarkan Pancasila, termasuk nilai-nilai lokal Polima.

Untuk diketahui, terdapat tiga poin deklarasi damai yang disepakati yakni, menjaga toleransi dan kerukunan antar suku dan umat beragama.

Kedua, menolak segala bentu hoax, isu SARA dan ujaran kebencian di tengah masyarakat, maupun di media sosial. Terakhir, bersama-sama menciptakan dan menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Baubau. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest