Wali Kota Baubau AS Tamrin dan jajarannya, berpose bersama kru bandara dan awak Citilink

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Maskapai penerbangan Citilink telah resmi beroperasi di Kota Baubau mulai Kamis (17/09). Anak perusahaan Garuda Indonesia ini baru melayani rute Baubau-Makassar dan sebaliknya.

Wali Kota Baubau dalam sambutannya pada launching penerbangan perdana di Bandara Betoambari mengapresiasi masuknya Citilink di Kota Baubau. Dirinya berharap, agar operasional Citilink terus berkelanjutan di daerah ini.

Wali Kota Baubau AS Tamrin dan jajarannya, berpose bersama kru bandara dan awak Citilink
Wali Kota Baubau AS Tamrin dan jajarannya, berpose bersama kru bandara dan awak Citilink

“Harapan saya kiranya penerbangan ini berkelanjutan, jangan sampai setengah jalan, satu dua kali berhenti lagi,” tuturnya.

Dirinya juga berharap agar Citilink dapat menambah rute penerbangan dari Kota Baubau. Tidak hanya tujuan ke Makassar saja, namun juga ke Kendari.

“Saya juga mengharapkan penerbangan ini tidak hanya ke sini saja, mungkin bisa Makassar-Baubau dan Baubau-Kendari,” katanya.

Menurutnya, rute Baubau-Kendari sudah harus dipertimbangkan juga oleh perusahaan maskapai penerbangan. Alumni Lemhanas ini menilai, kebutuhan masyarakat Baubau akan transportasi yang memadai sudah cukup tinggi.

“Kalau dulu sudah pernah banyak terus penumpangnya, hanya mungkin karena keterbatasan pesawat. Jadi harapan kita semoga ke depan bisa teratasi,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga berpesan, agar masyarakat selalu sadar menerapkan menerapkan protokol kesehatan, baik di bandara maupun di dalam pesawat.

Untuk diketahui, dalam penerbangan perdana Citilink di Kota Baubau, AS Tamrin menjadi penumpang pertama yang meresmikan rute Baubau-Makassar. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

MELAWAN APARAT SAAT DITANGKAP, PEMBUNUH TNI 1413/BUTON DIBERI ‘HADIAH’ TIGA PELURUH HINGGA TEWAS

Komang Iyas, pemuda asal Ngakaring-ngakring, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, yang membunuh anggota TNI 1413/Buton tewas tertembak tim Polres Baubau karena sempat melawan membahayakan petugas dan berusaha merebut senjata api (Senpi) milik petugas. Komang Iyas bahkan berusaha melarikan diri hingga diberi tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun tetap tidak diindahkannya, hingga akhirnya aparat ‘menghadiahkanya’ tiga peluruh yang bersarang di tubuh bagiabn belakang pelaku yang membuat nyawanya tidak tertolong. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest