• Kepala Stasiun Metereologi Baubau Kembali Ingatkan Cuaca Buruk di Kepton Masih Akan Terjadi Sampai 5 Hari Kedepan
Air laut naik sampai ke jalan di Pasar Wameo Kota Baubau

BAUBAU, BP- Cuaca buruk melanda Kota Baubau dan Buton Selatan. Hujan yang turun sejak Minggu, 20 Februari 2022 dan Senin 21 Februari 2022 ditambah dengan angin kencang membuat beberapa rumah semi permanen rusak dan sebuah tower di Pantai Kamali tumbang, dan tiang listrik menuju arah Kampontori Kabupaten Buton berjatuhan

Sementara itu, ombak dilaut juga sangat deras dan bahkan tinggi gelombang laut naik hingga air naik sampai ke jalan raya. pemandangan itu terlihat di pesisir Buton Selatan dan di Pasar Wameo Kota Baubau dan juga Kotamara hingga kawasan Jembatan Batu Kota Baubau. Bahlan air juga masuk sampai ke Plaza Umna Rojoli.

tower di Pantai kamali tumbang

Kepala Stasiun Meteorologi Baubau Hadi Setiawan mengatakan secara umum karakteristik cuaca di Baubau memang di bulan Februari masih tinggi curah hujannya, “Bahkan ini akan terjadi sampai bulan April,” katanya, Senin (21/02/2022) kepada Baubau Post.

Hadi Setiawan juga mengatkan cuaca ekstrem masih akan sering terjadi di wilayah Baubau dan sekitarnya. Dia pun menjelaskan berdasarkan analisis secara Meteorologisnya yang dilakukan oleh stasiun meteorologi Baubau untuk cuaca ekstrem yang terjadi tanggal 20 sampai dengan 21 Februari 2022 yaitu karena adanya daerah konvergensi yaitu pertemuan angin yang arah dan kecepatannya sama di atas pulau Buton.

tiang listrik di jalur menuju Kampontori Kabupaten Buton berjatuhan

“Sehingga memicu terjadinya cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi, petir, dan angin kencang. Situasi itu bisa terjadi sampai 5 hari kedepan dan saya berharap semoga belum 5 hari sudah mereda,” lanjutnya.

Dia pun menghimbau kepada seluruh warga Kepulauan Buton khususnya Baubau dan sekitarnya utamanya nelayan untuk tetap waspada, berhati-hati dalam beraktifitas, terutama pengguna ataupun pelaku usaha transportasi baik laut maupun udara untuk berhati-hati,

“di Bulan Maret masih berpotensi terjadi cuaca ekstrem terutama angin. Angin timur mulai masuk di bulan Maret, jika dilihat dari klimatologisnya dibulan Maret intensitas dan kekuatan angin di Baubau tinggi, angin timuran mulai masuk dan jangan lupa selalu update info cuaca yang di keluarkan oleh BMKG di Instagram infobmkg dan infobmkgbaubau,” katanya mengigatkan.

Hadi Setiawan mengungkapkan peristiwa cuaca yang terjadi selama dua hari terakhir yaitu angin berkisar antara 5 sampai dengan 25 knot. kemudian untuk tinggi gelombang laut mencapai 1.25 sampai dengan 2.5 meter. Untuk kecepatan angin yang terjadi pada tanggal 21 Februari 2022, lanjut Hadi Setiawan, terbaca sampai 31 knot

baca juga: Stasiun Metereologi Baubau Ingatkan Pengguna Transportasi Laut Utamanya Nelayan Waspada Cuaca Ekstrem dan Tinggi Gelombang 2.5 Meter Tujuh Hari Kedepan

Kepala Stasiun Meteorologi Baubau Hadi Setiawan

“Artinya angin dengan kecepatan 31 knot itu sudah masuk kategori angin kencang yang bisa berdampak merobohkan pohon dengan usia tua, dan mempengaruhi tinggi gelombang. Untuk kecepatan angin normalnya di kepulauan Buton ini berada pada 5 sampai dengan 15 knot. Jadi saya menghimbau agar pohon-pohon yang sudah tua sepanjang jalan kalau bisa segera di pangkas atau di potong,” tuturnya. (***)