Peliput: Darson

BURANGA, BP – Langkah untuk mendukung swasembada pangan, Kabupaten Buton Utara (Butur) melalui Dinas Pertanian (Distan) telah menyiapkan 400 hektar lahan pertanian untuk ditanami jagung kuning hibrida yang bibitnya disedikan langsung Kementerian Pertanian (Kementan). Tak hanya itu, kementerian juga sudah menyediakan pupuk secara cuma-cuma alias gratis yang dapat dimanfaatkan para petani untuk memacu hasil pertaniannya sehingga melimpah saat panen kelak.
“Rencananya, penanaman bibit jagung kuning hibrida bakal dilakukan Juli dengan luas lahan yang disediakan sebanyak 400 hektar,” kata Plt Kadis Pertanian Butur, Ir Yusuf, kemarin.
Dijelaskannya, secara bertahap, Distan Butur menargetkan empat tahun ke depan mampu memanfaatkan 2. 000 hektar lahan pertanian khusus untuk budidaya jagung kuning hibrida. Untuk mencapai target yang ditetapkan, pihaknya terus bergerilya melakukan sosialisasi dipelosok-pelosok pedesaan untuk menemui para petani, sekaligus meyakinkan mereka terkait keunggulan bercocok tanam jagung kuning hibrida.
Dimana saat ini pemerintah pusat, terang Yusuf melalui Bulog bersedia membeli jagung kuning hibrida para petani dengan harga yang cukup memuaskan. “Bulog siap menampung hasil pertanian jagung kuning hibrida para petani, dengan harga per kilogramnya Rp 3.100,” tuturnya.
Untuk memberikan kemudahan bagi para petani untuk bercocok tanam jagung kuning hibrida, Yusuf membeberkan, berencana menggandeng Bank Sultra. Nantinya, petani bakal difasilitasi untuk mendapatkan pinjaman modal untuk membiayai pembukaan lahan pertanian jagung kuning hibridanya.
“Satu orang petani mendapatkan modal sebesar Rp 10 juta untuk biaya pembukaan lahan penanamam jagung kuning hibrida. Nantinya, para petani bisa menggantinya setelah menjual hasil pertaniannya. Untuk bibit jagung dan pupuk disedikan langsung oleh Kementan,” pungkas dia.
Selain itu, pihaknya juga terus mencari pemasok atau pembeli jagung kuning hibrida dengan harga yang tinggi dari Bulog. “Baru-baru saya ke Sulawesi Selatan mencari perusahaan pemasok jagung kuning hibrida. Mereka bersedia membeli dengan harga lebih tinggi. Olehnya itu, petani jangan takut bercocok tanam jagung kuning hibrida,” imbuhnya.(*)

Pin It on Pinterest