Peliput: Iman Supa Editor : Hasrin Ilmi

RAHA, BP-Pemuda di dua desa di Kabupaten Muna yakni Desa Ghea dan Desa Kondongia kembali bentrok dan saling serang dengan menggunakan batu jum’at sore (23/12) Akibat bentrokan ini polisi yang turun di lokasi bentrok terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan berkali kali untuk mengendalikan warga yang semakin kacau.
Kapolres Muna, AKBP. Yudith S. Hananta, SIk yang ditemui diruangannya sabtu (24/12) mengatakan, pertikaian kedua warga desa tersebut di picu oleh dendam lama, awalnya ada empat pemuda bertopeng dari Desa Ghea menyerang Desa Kndongia, yang melakukan pengrusakan dan mencoba membakar salah satu rumah warga desa kondongia.
“Motifnya anak pemilik rumah ternyata punya masalah dengan salah satu pelaku, dan kejadiannya itu sudah lama, ditahun 2015 lalu. Yah dendam lama”katanya.

Dikatan, beberapa pelaku dalam keadaan mabuk, salah satu pelaku memecahkan kaca jendela rumah hingga tangannya terluka dan kemudian mengambil botol bensin di kios sekitar, kemudian menyiramkannya. beruntung aksi pembakaran itu tidak berlangsung lama, pemilik rumah yang di bantu tetangga berhasil memadamkan api.

“Merasa aksinya di ketahui warga sekitar para pelaku kembali ke desanya dengan memprovokasi bahwa dirinya di tebas di desa kondongia, di situlah pertikaian kedua desa terjadi yang saling melempar menggunakan batu,”lanjutnya.

Untuk mengankan kejadian ini, Polres Muna menurunkan 1 SSK anggotanya yang di bantu Brimob ke TKP untuk merelai pertikaian tersebut dan mengamankan pelaku yang diduga sebagai provokasi.

“Setelah mendapat laporan kami turun ke lokasi untuk menangkap pelaku namun sempat terjadi kendala karena anggota keluarga tidak menerima pelaku ditangkap hingga sempat terjadi keributan, namun kita bisa atasi, dan sudah kita amankan satu orang tersangka berinisial H,”ungkapnya.

Tambah Yudith, pelaku yang sedang dirawat di RSUD karena terluka, ikut di amankan namun pihaknya masih menunggu kondisi pelaku membaik. Sementara kedua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

“Kami juga akan amankan pelaku yang sedang dirawat di rumah sakit, namun kita masih menunggu pelaku sadar karena masih dalam kondisi mabuk berat. menurut informasi, dua pelaku melarikan diri tapi motornya kita amankan karena tertinggal di TKP. ,”tutupnya. (*)