Peliput : Kasrun

Sujono Wakil Ketua II DPRD kabupaten Buton Utara, sekaligus korban pengancam

BURANGA, BP – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Utara (Butur) berasal dari Golkar Sujono mengaku diancam akan dibunuh oleh mantan Ketua DPRD Butur Diwan SPd.

Kata Sujono, Diwan mengancam dirinya dengan kata-kata, “Saya akan membunuh kamu”, itu yang terlontar dari mulut Diwan kata Sujono saat dikonfirmasi awak media ini, Kamis malam (07/04/2022).

Sujono menceritakan dugaan tindak pidana pengancaman terhadap dirinya itu awalnya karena persoalan pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Butur. Menurut Sujono, pengancaman dirinya itu berkaitan dengan rekomendasi pergantian pimpinan DPRD Butur yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN).

“Tapi Pak Diwan ini, sasaran pengancamannya itu adalah pimpinan DPR, dalam artian, saya,” Kata Sujono saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu malam (6/4/2022).

Ia juga membeberkan, dugaan pengancaman terhadap dirinya itu sudah yang kedua kalinya terjadi kepadanya.

Menurut Sujono, ia kurang mengetahui, mengapa pimpinan DPRD yang disalahkan atas pergantian Ketua DPRD Butur beberapa waktu lalu.

“Artinya saya juga kurang tau kenapa pimpinan DPRD yang disalahkan, bukan di internal mereka (PAN-red), iyakan,” ujarnya.

Padahal, lanjut Sujono, yang mengeluarkan rekomendasi pergantian pimpinan DPRD Butur itu bukan Partai Golkar, tetapi internal mereka, dalam hal ini DPP PAN.

“Makanya kami juga merasa aneh, kenapa yang menjadi sasaran pengancaman itu adalah saya?,” ujarnya.

Surat tanda teria Laporan Polisi

Sujono mengungkapkan, dugaan pengancaman yang sudah terjadi dua kali kepada dirinya itu, yang pertama pada Februari, ia diancam di kediamannya.

Namun dugaan pengancaman yang pertama itu, Sujono masih menganggap biasa-biasa saja, dengan harapan berikutnya dirinya tidak lagi diancam.

“Tiba-tiba tadi itu waktu saya mau berangkat ke Kendari perjalanan dinas, di atas kapal itu mengancam lagi. Itu ancamannya luar biasa,” ungkapnya.

Ia menerangkan, kata-kata pihak yang diduga mengancam itu, sudah tidak enak ia dengar. Sampai-sampai, kata Sujono, karena dugaan pengancaman terhadap dirinya itu, diapun membatalkan perjalanan dinasnya.

“Akibat pengancaman itu, saya batalkan perjalanan dinasku,” ujarnya.

Ia pun langsung melaporkan dugaan tindak pidana pengancaman tersebut ke pihak Kepolisian Resor (Polres) Butur karena Ia merasa dirinya sudah tidak aman, karena ancaman itu sudah dua kali terjadi kepada dirinya.

“Saya sudah resmi laporkan beliau itu,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Butur, Kompol La Umuri mengatakan, mengenai laporan tersebut, akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

baca juga: Wabup Butur Ahali Pimpin Rapat Penetapan Besaran Nisab Zakat Fitrah dan Mal

“Kami tindaklanjuti, aduannya baru masuk. Tetap kita tindaklanjuti,” pungkas La Umuri dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (7/4/2022).

Hingga berita ini ditayangkan, kami belum bisa menghubungi mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Buton Utara, Diwan S. Pd untuk dimintai tanggapannya, sebagai terlapor atas dugaan tindak pidana pengancaman terhadap Sujono.(***)