Peliput: Zul Ps – Editor: Prasetio M

WANGI-WANGI,BP – Salah satu masyarakat Desa Kabita dirugikan oleh Pemerintah desanya. Pasalnya, Abdul yang berprofesi sebagai nelayan itu merasa dipermainkan sehingga mengalami kerugian yang cukup besar.

Abdul saat dikonfirmasi oleh media, Rabu (19/08) mengatakan bahwa Ahmad Hidayat yang merupakan salah satu anggota BPD Desa Kabita Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi meminta dirinya untuk pulang dari rantau guna mendapatkan bantuan pengadaan Bodi Fiber yang berasal dari ADD Desa.

Abdul

“ Bantuan itu tidak bisa diwakilkan oleh istri saya kecuali, saya sebagai Kepala Keluarga yang menerima itu, itu kata Anggota BPD desa Kabita Ahmad Hidayat,” bebernya kepada awak media dikediamannya.

Abdul yang mengaku dirinya merasa dirugikan, terlebih dirinya merantau di Tarakan sedang melakukan budidaya bibit kepiting sebanyak 150 kg dan siap panen tersebut terpaksa harus ditinggalkan. Selain itu itu juga biaya transportasi kembali ke kampung halaman yang harus di tanggungnya.

“ Sudah jauh-jauh saya dari tarakan, dan saya telah meninggalkan pekerjaan hanya untuk meneriman bantuan ini, tapi hasilnya mengecewakan,” Keluhnya kembali.

Lanjut kata Abdul, setibanya dikampung halaman bantuan tersebut tak kunjung diterimanya. Ia mengklaim bahwa Pemdes Kabita melakukan perubahan penerima manfaat bantuan Bodi Fiber tersebut, sehingga dirinya diganti oleh nama orang lain.

Ia menduga kuat karena dirinya merupakan anggota partai salah satu pengusung pasangan Bakal Calon Halian-Ilmiati Daud (HATI).

“ Kalau memang ini adalah bantuan dari Desa knp harus bahwa-bahwa kemasalah politik. Salah satunya mungkin saya tidak dapat bantuan ini karna rumah orang tua saya menyewakan rumahnya untuk jadi SEKBER pemenangan HATI.” Tukasnya. (*)

Pin It on Pinterest