Sekda Baubau, Dr Roni Muhtar, M.Pd

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Melalui kegiatan Webinar antara Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemerintah Kota Baubau dan Kabupaten Buton Selatan (Busel) perihal penyelesaian penentuan tapal batas wilayah Kota Baubau dan Busel, Sekertaris Daerah (Sekda) Baubau ajak Pemda Kabupaten Busel untuk diselesaikan berdasarkan Undang-undang (UU).

Sekda Baubau, Dr Roni Muhtar, M.Pd
Sekda Baubau, Dr Roni Muhtar, M.Pd

Hal itu Diungkapkan oleh Sekda Baubau, Dr Roni Muhtar, M.Pd saat ditemui media, Selasa (06/10)

” Dalam rangka menyelesaikan perbedaaan pandangan terkait tapal batas antara Kota Baubau dan Kabupaten Buton Selatan, tadi saya sampaikan mari kita kembali ke undang-undang pembentukan Kota Baubau nomor 13 tahun 2001, dan undang-undang pembentukan Kabupaten Buton Selatan nomor 16 tahun 2014,” ujarnya.

Dikatakan, pembentukan Kabupaten Busel nomor 16 tahun 2014, pasal 5 ayat 3 yang menyatakan penetapan batas wilayah Busel secara pasti dilapangan. Olehnya itu Kota Baubau mengajak untuk dilakukan survei dilapangan sesuai dengan undang-undang.

Lanjut kata Roni, untuk menjaga netralitas penetapan tapal batas, pihaknya berharap keterlibatan Badan Informasi Geospasial (BIG) selaku badan nasional yang paham tentang aspek teknis survei wilayah.

” Kemendagri pada prinsipnya mengacu pada undang-undang yang kita usulkan dan sepakat dengan apa yang kita sampaikan, karena memang tidak ada yang menjadi pegangan selain dari peraturan pembentukan daerah itu,” terangnya.

Roni menambahakan, usai pembahasan tapal batas Baubau dan Busel, pihak Kemendagri selanjutnya akan merumuskan kesepakan antara Pemerintah Kota Baubau dengan Kabupaten Buton Selatan.

” Tapi pesan kita itu, mari kita kembali ke undang-undang dan dalam undang-undang dinyatakan ada survei lapangan dan survei lapangan itu siapa yang lakukan supaya adil, yaitu Badan Informasi Geospasial,” tutupnya. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

ISTRI & ANAK ANGGOTA TNI 1413/BUTON YANG DIBUNUH SEDIH SAKSIKAN PEMAKAMANNYA

ANGGOTA TNI 1413/BUTON YANG DIBUNUH SAAT TUGAS OLEH SEORANG PEMUDA DI KELURHAN NGKARING-NGKARING, KECAMATAN BUNGI, KOTA BAUBAU DIMAKAMKAN DENGAN UPACARA MILITER. ANAK DAN ISTRI ALMARHUM SERDA BASO HADANG TERLIHAT SANGAT SEDIH DAN PILU MENYAKSIKAN DETIK-DETIK UPACARA PEMAKAMAN SUAMINYA. SEMOGA ALMARHUM DITERIMA DISIS ALLAH SWT DAN KELUARGA YANG DITRINGGALKAN DIBERIKAN KETABAHAN HATI. AMIN. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest