Peliput : Amirul

Batauga,BP-Cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi yang melanda Buton Selatan dalam beberapa hari ini menyebabkan kerusakan cukup parah.

Talud dan jalan poros Batauga didepan asrama Brimob, Kelurahan Laompo, Kecamatan Batauga jebol hingga jalan poros yang berada disisi atas talud tersebut amburuk dihantam gelombang, Senin (21/1).

Talud dan jalan poros Batauga ambruk akibat gelombang tinggi

Jebolnya talud dan ambruknya jalan poros Batauga itu membuat sejumlah aktifitas masyarakat terutama pengguna jalan terganggu.

Saat ini aktifitas gelombang masih cukup tinggi, sedikit demi sedikit ambruknya jalan poros itu akan semakin melebar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Buton Selatan Zamaluddin mengatakan cuaca ekstrim tahun disertai gelombang tinggi ini cukup kuat, hingga menjebolkan talud yang telah terbangun puluhan tahun itu.

“Kita sudah mengukur kerusakan talud, panjangnya kurang lebih 150 meter, selain talud jalan raya yang ada diatasnya juga ikut ambruk, kita taksir kurang lebih Rp 5 miliar untuk revitalisasinya,” ucap Zamaluddin saat ditemui di lokasi, Selasa (22/2).

Dikatakannya, saat ini pihaknya sedang mengusulkan anggaran revitalisasi fasiltas umum yang rusak itu ke pemerintah propinsi.

baca juga: Pemkab Buton Selatan dan ANRI Gelar Bimtek Aplikasi Srikandi

Ia berharap penanggulangan jebolnya talud dan jalan itu secepatnya ditanggulangi sehingga kerusakan yang ditimbulkan akibat gelombang tinggi yang masih tetap terjadi hingga saat ini tidak semakin melebar.(*)