WANGI-WANGI, BP – Arif Pemilik Rumah Makan (RM) Bundo Jowo di Kelurahan Wanci Kecamatan Wangi-Wangi yang sebelumnya dikabarkan telah menyajikan menu hidangan makanan ayam berulat, kini menepis kabar miring tersebut.

Dikatakannya, usaha yang dibangun sejak tahun 2015 ini tidak pernah menyajikan menu hidangan jenis ayam tepung.

” Jenis ayamnya tepung, kalau kita tidak pakai tepung dan dagingnya kelihatan merah dan itu ayamnya kelihatan sudah berapa hari itu,” tegasnya.

Berdasarkan hasil potret, tampak ayam berulat tersebut tidak memiliki persamaan dengan menu hidangan yang disajikan Arif. Kemudian, untuk model piring dan mejanya juga tidak sama, kata Arif, mejanya terbuat dari marmer.

Diketahui, Arif yang memiliki penghasilan diatas Rp 1 Juta perharinya mengaku ada penurunan omset di bulan ini. Tak hanya itu, isu miring ini rupanya juga telah membuat Arif dan istrinya merasa tidak nyaman dan mengalami ketakutan bakal tertutupnya usaha RM Bundo Jowo.

Olehnya itu, ia berharap agar berita yang menghebokan masyarakat Wakatobi ini tidak dibesar-besarkan lagi. Pasalnya, kabar miring yang merugikan usahanya itu ditakutkan bakal alami penututup permanen. Selain itu, pihaknya juga enggan melakukan langkah hukum.

” Kalo bisa dicabut saja, itu tidak benar, kasian kita hal-hal seperti ini yang membuat usaha kita hancur. Nanti panjang lagi masalahnya, nanti kita tidak buka lagi kita punya warung,” harapnya.

Ditambahkan, Arif mengaku sebelumnya sempat ada salah satu pelanggan yang komplain mengenai makanan yang disajikan, namun hal itu dialaminya beberapa bulan lalu, dan memiliki rentan waktu satu bulan dengan apa yang dikatakan Riski (Konsumen yang mengkomplain telah disajikan makan berulat_Red).

” Pernah komplen, tapi bukan itu. Ini mereka sampaikan makanannya agak basi, sudah lama sudah sekitar satu bulanan. Kalo memang basi kenapa tinggal tulang-tulangnya?,” tandasnya.

Peliput: Zul Ps

Pin It on Pinterest