Peliput : Amirul
Batauga,BP-Koperasi rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan salah satu indikator koperasi tersebut berkualitas dan sehat.

Di Kabupaten Buton Selatan diawal tahun ini Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sadar Mambulu di Kecamatan Sampolawa menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT), Selasa (25/1)

Kepala Bidang Koperasi UMKM Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Buton Selatan Muhammad Dafis Karsi

Koperasi Sadar Mambulu yang didirikan sejak 1996 yang bergerak disektor Simpan Pinjam ini memiliki anggota aktif sebanyak 48 orang.

Tercacat dari laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas koperasi Sadar Mambulu tahun buku 2021 yang diterima oleh seluruh anggota yang hadir, jumlah modal yg dikelolah saat ini sebesar Rp. 415.155.585,-

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Buton Selatan La Hardin melalui Kepala Bidang Koperasi UMKM Muhammad Dafis Karsi mengatakan mengapresiasi KSP Sadar Mambulu menggelar RAT. Di dalam paparan laporan pengurus presentase capaian pendapatan KSP Sadar Mambulu sebesar 77,21 % dari Rencana Anggaran Pendapatan dan Biaya Koperasi (RAPBK) yang telah ditetapkan pada RAT sebelumnya.

Dalam agenda RAT tahun buku 2021 ditahun 2022 ini dilanjutkan pula dengan pemilihan pengurus dan pengawas periode 2022-2024 digelar secara musyawarah mufakat dengan memilih dan mengukuhkan kembali pengurus sebelumnya.

“Sebagai mitra kami mengucapkan apresiasi, selamat dan sukses atas terpilihnya kembali Pengurus dan Pengawas Koperasi Sadar Mambulu Periode 2022-2024 semoga Koperasi Sadar Mambulu terus berkembang demi peningkatan kesejahteraan ekonomi anggotanya dan masyarakat di sekitarnya,” ucapnya.

Menurutnya, Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan agenda wajib dilakukan oleh koperasi. Pelaksanaan RAT dilakukan paling sedikit 1 kali dalam satu tahun buku. RAT paling lambat dilaksanakan dalam jangka waktu 6 bulan setelah tutup buku

“Kita berharap sejumlah koperasi yang masih aktif di Buton Selatan untuk mengikuti jejak KSP Sadar Mambulu dengan rutin setiap tahun menggelar RAT, hal ini penting baik bagi lembaga koperasi tersebut maupun untuk anggotanya,” tuturnya.

baca juga: Bupati Busel Arusani Serahkan 528 Sertifikat Tanah Warga Siompu

Dia menambahkan Laporan RAT merupakan salah satu hal yang vital dalam menjalankan koperasi dengan baik dan berkelanjutan. Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perkoperasian, seluruh badan hukum koperasi diwajibkan menggelar RAT setiap akhir tahun. Salah satu indikator koperasi sehat adalah rutin melaksanakan RAT. (*)

Comments are closed.