Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Khusus untuk pengembangan destinas pariwisata Kota Baubau melalu Dinas Pariwisata mendorong kerjasa pengelolaan kawasan. Kepala Dinas Pariwisata H Idrus Taufiq Saidi S. Kom, M.Si mengungkapkan di tahun 2022 ada empat hal yang jadi fokus dinas pariwisata salah satunya yaitu pengembangan destinasi pariwisata.

Keindahan Air Jatuh Tirta Rimba di Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau
Kadis Pariwisata Kota Baubau H Idrus Taufiq Saidi S.Kom, M.Si bersama ibu

Taufiq Saidi mengatakan salah satu destinasi yang dimaksud yaitu penataan kawasan Air Jatuh Tirta Rimba di Kecamatan Kokalukuna. Saat ini kata Kadis Pariwisata, pihaknya sedang menjajaki kerjasama dengan BKSDA Provinsi Sultra untuk dikerjasamakan.

Hak Senada dijelaskan Kabid Pengembangam Destinasi Pariwisata Kota Baubau Ahmad Yani, ST, MT yang mengatakan kalau yang sekrang ini Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Parwisata sedang menjajaki kerjasama pengelolaan bersama terkait penataan Tirta Rimba.

Kata Ahmad Yani hal itu merupakan tindaklanjut dari adanya surat walikota Baubau terkait dengan pengeloaan bersama kawasan Tirta Rimba sekaligus pengajuan proposal yang dilengkapi dengan peta kawasan yang akan dikerjasaamakan

Kabid Pengembangam Destinasi Pariwisata Kota Baubau Ahmad Yani, ST, MT Ahmad Yani ST MT

“Untuk sementara setelah penyusunan MoU atau perjanjian kersaja sama (PKS) antara pihak BKSDA Sultra dengan Pemkot Baubau maka selanjutnya nanti pemkot akan menunjuk pengelola Tirta Rimba tersebut. Kalau PKSnya sudah selesai maka Pemkot Baubau bisa melakukan pembangunan di dalam kawasan, bisa melakukan reboisasi, intinya akan melakukan penataan kawasan sehingga bisa menjadi tempat pariwisata yang nyaman dikunjungi,” tutur Ahmad Yani, saat diwawancara Baubau Post, Rabu (09/02/2022)

Untuk dokumen PKS-nya, kata Ahmad Yani, sejak Senin pekan lalu sudah diserahkan ke pihak BKSDA Provinsi Sultra. “Setelah itu kami akan bertemu dan membahas PKS,” lanjutnya. Dia berharap dokumen kerjsama ini bisa selesai bulan Februari agar dalam RKPD 2023 sudah bisa dimasukan sarana apa saja yang akan dibangun di Kawasan Titrta Rimba, “Termasuk anggaran dari provinsi dan bersumber dari DAK juga sudah bisa masuk,” sambungnya lagi.

Dengan adanya pengelolaan dan penataan Kawasan Tirta Rimba, Ahmad Yani berharap bisa berkontribusi dengan peningkatan ekonomi masyarakat yang berkatifitas di sekitar Tirta Rimba. “Jadi nanti selain menata kembali juga akan ada reboisasi. Jadi kerjasama ini untuk memaksimalkan pengelolaan kawasan tanpa merusak kondisi alam yang ada di Kawasan itu,” tuturnya.

baca juga: Komunitas Kepton Runners Bakal Menggelar Event Lari 5 Km di Kota Baubau

Untuk penataannya sendiri, kata Ahmad Yani, sembari menunggu finalisasi kerjasama pengelolaan itu, pihaknya masih terus melakukan kajian termasuk penempatan lahan parkirnya. (***)