Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Dinas Perikanan (DP) Kota Baubau terus berupaya meningkat produksi ikannya, salah satunya dengan cara budidaya ikan air laut, payau dan air tawar. Ditahun 2022 ini DKP Baubau, kembali menggenjot dan memfokuskan peningkatan perikanan khususnya budidaya ikan air tawar.

Kepala Bidang perikanan budidaya Asrin Zalim., A.Pi,

Kepala DP Baubau, Ruslan RZ melalui Kepala Bidang perikanan budidaya Asrin Zalim., A.Pi, Kamis (13/01) mengatakan, produksi perikanan budidaya di Kota Baubau untuk tahun 2021, mencapai 18.300 ton dan sudah termasuk hasil budidaya rumput laut.

“Untuk dibudidaya ini masih di dominasi oleh hasil rumput laut disekitaran angka 16.000 ton, sisanya 2.000 ton merupakan hasil budidaya ikan konsumsi termasuk mabe, sehingga pada rapat perencanaan revisi RTRW, kami menyampaikan agar kiranya pemerintah menyediakan ruang untuk budidaya perikanan darat,” ujarnya.

Dikatakan, sejak tahun 2021 pemerintah melalui dinas perikanan telah menggenjot sektor budidaya perikanan, namun untuk perikanan konsumsi angkanya masih minim, dibandingkan sektor perikanan budidaya non komsumsi (rumput laut). Olehnya itu ditahun 2022 ini pihaknya menggenjot hasil perikanan budidaya khususnya perikanan air tawar.

“Budidaya ikan air tawar ini selain untuk meningkatkan produksi perikanan Kota Baubau, juga dapat menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan masyarakat akan ikan saat harga ikan laut melonjak dikarenakan kondisi cuaca,” terangya.

Lanjut ia berharap, pada pembahasan revisi RTRW nanti, Pemerintah Provinsi Sultra menyetujui usulan Pemerintah Kota Baubau terkait peruntukan ruang bagi pengembangan budidaya perikanan air tawar atau perikanan darat.

baca juga: Wawali Baubau La Ode Ahmad Monianse Hadiri Rapat 1 Majelis Sinode Gepsultra

“Karena dengan adanya ruang untuk pengembangan budidaya perikanan air tawar ini, memberikan kepastian dalam pengelolaan ruang yang pada akhirnya dapat mengejot produksi ikan konsums dan memenuhi kebutuhan akan konsumsi ikan masyarakat serta dapat memacu ekonomi di Kota Baubau” tutupnya. (*)

Comments are closed.