Kepala Dinas Pertanian Kota Baubau, Muhamad Rais M, SP., M.Si

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Memasuki masa panen di musim kedua tanam, Dinas Pertanian (Distan) Kota Baubau akan lakukan uji coba bantuan mesin panen padi dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Kepala Dinas Pertanian Kota Baubau, Muhamad Rais M, SP., M.Si
Kepala Dinas Pertanian Kota Baubau, Muhamad Rais M, SP., M.Si

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Baubau, Muhamad Rais M, SP., M.Si saat di temui awak media beberapa waktu lalu.

” Kemarin sudah tiba alat panen combine harvester, jadi kemari juga dari lapangan sudah menghadap disaya untuk uji coba, karena kita belum tau berapa biaya operasional dan lain-lainnya kita belum tau, Makanya saya rapat dengan kepala bidang dan kepala seksi yang menangani brigade Alsitan, supaya musim panen sekarang ini kita bisa bergerak dilapangan,” kata Muhamad Rais M.

Dikatakan, pada musim panen kemarin ada bebarapa mesin panen milik pengusaha di luar Kota Baubau, sehingga untuk mendapatkan gambaran awal uji coba biaya operasional mesin panen milik Distan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pengusaha tersebut.

” Saya bilang okai pakai dulu data itu sementara, sambil kita melihat biaya operasinal lainnya pada mesin tersebut. Jadi tarif awal operasional mengacu tarif mesin panen milik para pengusaha, tetapi setelah uji coba akan diketahui berapa besaran tarifnya. Dan saya sampaikan tarifnya tidak boleh sama dengan pengusaha, kita harus lebih rendah dari pengusaha, ” terangnya.

BACA JUGA: Kembangkan Produksi Telur Itik di Palau Makasar, Distan Baubau Alokasikan Rp 500 Juta

Pada uji coba kali ini, kata Muhamad rais, pihaknya juga akan melihat kemampuan mesin panen milik Distan dan para pengusaha, jika kewalahan tidak menutup kemungkinan Dinas Pertanian Kota Baubau kembali mengusulkan tambahan bantuan mesin panen.

” Tidak ada pelarangan jika ada mesin panen dari pengusaha yang masuk, kita hadir untuk mengurangi kekurangan mesin panen sehingga masyarakat tidak kerepotan dalam memanen. Tarifnya juga tidak terlalu jauh dari tarif pengusaha,” tutupnya. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest