Peliput: Amirul

BATAUGA, BP – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sunaryo mengungkapkan, progres pengerjaan jalan raya se Kabupaten Buton Selatan (Busel) secara keseluruhan telah mencapai 100 persen, sementara progres andministrasinya sudah mencapai 90 persen.

Namun disisi lain, pihaknya mengakui bahwa beberapa titik lokasi pengaspalan jalan yang dilakukan pihak kontraktor belum sempurna, antara lain jalan aspal di Desa Kapoa dan Kapoa Barat, Kecamatan Kadatua, Kecamatan Sampolawa dan Desa Pogalampa, yang kerusakannya telah diperbaiki pada November lalu.

“Sudah 100 persen ada beberapa kerusakan pengaspalan yang terjadi di Kecamatan Sampolawa dan Desa Pogalampa, Kecamatan Batauga telah usai diperbaiki. Namun Dinas PU akan memperbaiki kembali pengaspalan di dua kecamatan itu, karena dinilai tak sesuai harapan masyarakat,” ucapnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Disebutkan, beberapa jembatan usai dikerjakan namun belum bisa di lewati kendaraan roda empat karena massa betonnya belum sempurna, yakni jembatan 02 dan 05 di Kelurahan Bosoa serta jembatan 07 di Kelurahan Masiri.

“Jika massa beton sudah sempurna masyarakat sudah bisa melewatinya, sekitar dua minggu,”katanya.

Lanjutnya, terkait surat dari BLH Sultra yang memberhentikan pengerjaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di depan Pasar Tradisional Laompo karena belum adanya Analisi Dampak Lingkungan (Amdal), Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL), bahwa pihak kontraktor tetap melanjutkan pengerjaanya awal Desember, dengan alasan bahwa fondasi taludnya harus diselesaikan, karena belum tertutup keseluruhan pada bagian ujung.

Dijelaskan, jika tidak ditutupi dengan cincin-cincin benton, maka ketika gelombang besar menabrak talud akan menimbulkan kerusakan yang sangat parah.

“Pihak kontraktor berjanji setelah mereka menutupi ujung talud dengan cincin-cincin beton maka pemberhentian kerja akan dilaksanakan untuk sementara waktu sembari menunggu pengurusan Amdal dan dokumen lainnya, sementara para kontraktor yang mengerjakan proyek PU akan dievaluasi, jika pengerjaannya kurang bagus akan menjadi catatan kami,” pungkasnya.(*)