Peliput: Alyakin

PASARWAJO, BP – Memasuki Tahun 2017, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buton, mengutamakan pelayanan pasien ketimbang mengurusan administrasi. Pasalnya, jika ada pasien yang mendadak sakit dan lupa membawa kartu BPJS atau kartu lainmya, harus ditindak lanjuti terlebih dahulu kemudian administrasinya menyusul belakangan.
Demikian, diungkapkan Kepala Dinkes, Sumardin beberapa lalu. Dijelaskan, masyarakat yang datang di Puskesmas karena tidak mengetahui informasi, sehingga lupa membawa persyaratan misalnya BPJS atau kartu lainya.
“Sementara ketentuannya tidak bisa dilayani kalau tidak ada BPJS atau kartu lainya, Tetapi saya tegaskan, dilayani dan diterima dulu setelah itu ajak keluarga atau masyarakat yang bersangkutan untuk diberi penjelasan,” katanya.
Kata dia, administrasi memang penting, tetapi yang lebih penting pelayanan kesehatan karena menyangkut keselamatan masyarakat. Karena ada keadaan genting yang mengharuskan pelayanan cepat, seperti kecelakaan lalu lintas maupun penyakit gawat lainnya.
Selain itu, pihaknya kembali menegeskan, tenaga medis, paramedis dan bidan yang bertugas di wilayah masing-masing untuk memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat dan diupayakan dari masing-masing wilayah seperti Pos Desa dan Puskesmas induk untuk saling membantu dan bekerja dengan Baik.
“Saya punya komitmen jangan ada lagi masyarakat yang tidak terlayani masalah kesehatan, sehingga hak hak masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tidak terabaikan sesuai dengan amanah UUD dan harapan pemerintah daerah mempermudah akses pelayanan kesehatan pada masyarakat,” tutup. (*)