Peliput: Gustam Editor: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Untuk merebut predikat sebagai kota sehat dari pemerintah pusat, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Bappeda Kota Babau, menggelar rapat bersama di aula rapat Bappeda, Rabu (25/01), membahas kelengkapan dokumen-dokumen yang akan diajukan.
Sekretaris Dinkes Drs Siti Amalia Abibu mengatakan, kegiatan yang digelar untuk membentuk forum kota sehat. Hal ini perlu melibatkan Bappeda sebagai perencana pembangunan di Kota Baubau, agar dapat sinkron dengan program Dinkes.
“Kami tengah berpaya untuk mendapatkan penghargaan sebagai kota sehat dari Pemerintah pusat. Hari ini adalah rapat awal dengan keterlibatan berbagai SKPD terkait, yang dipimpin oleh Kepala Bappeda Kota Baubau,” kata Amalia Abibu.
Model penilainnya kata Amalia, terlebih dahulu harus diajukan dokumen kepada ti m verifikasi provinsi Sultra pada minggu ke tiga bulan Februari. Kemudian tim penilai akan datang pada bulan April, dan hasilnya akan keluar pada bulan Agustus 2017.
“Setelah penilaian akhir pada bulan Agustus sudah masuk tahap final, maka kita akan ketahui apakah Kota Baubau masuk nominasi kota sehat ataukan tidak. Namun kami tetap optimis dapat meraih penghargaan itu,” jelasnya.
Hal yang sama diungkapkan Kepala Bappeda Kota Baubau, Dr Roni Mukhtar MPd, selaku Ketua Panitia persiapan kota sehat, Rabu (25/01). Menurutnya, banyak instansi yang harus terlibat dalam forum ini, karena penilaiannya terdiri dari beberapa aspek.
“Kegiatan ini merupakan persiapan penilainan kota sehat untuk Kota Baubau, yang melibatkan banyak instansi terkait ada Bappeda, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU dan Penataan Ruang, Dinas Pendidikan, pokoknya banyak SKPD terkait,” kata Roni Mukhtar.
Selanjutnya pada tanggal 8 Februari 2017, akan diadakan rapat kedua, guna mengevaluasi, mengkroscek kelengkapan dokumen yang akan dimasukan nanti. Jika ada dokumen yang kurang, akan disiapkan kembali.
“Kami akan tetap melakukan upaya antisipasi, jangan sampai ada kelengkapan dokumen yang kurang,” tutupnya. (#)

Pin It on Pinterest