Peliput: Zul Ps

WANGI-WANGI, BP – Bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) bagi masyarakat yang berdampak Covid-19 melalui APBD tahun anggaran 2020 dialokasikan sebesar Rp 10 Milyar, namun hanya digunakan sebesar Rp 8 Milyar lebih sehingga sisanya dikembalikan ke khas daerah.

La Ode Kaslan

Hal tersebut diungkap Sekertaris Dinas Sosial (Dinsos) Wakatobi La Ode Kaslan SPd saat dikonfirmasi awak media ini diruangan kerjanya pada Kamis (28/01). Dimana Dinsos sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang diberikan amanah untuk menyalurkan bantuan tersebut.

Namun ada yang sedikit mengganjal, dimana sebelumnya Kaslan telah menyebutkan jika terdapat sebanyak empat perusahaan yang membackup seluruh penyaluran bantuan sembako. Kemudian saat ditanyai nama perusahaan tersebut, Kaslan enggan berusaha menutup-nutupi.

” Kalau itu tidak bisa kita ini mereka to…!!! tidak bisa kita masuk kesitu,karena ada rekanan kita pembagian sembako pusat itu, e-warung itu, jadi acuannya kita disitu, ” Ungkapnya yang berusaha menutupi.

Kemudian, saat kembali ditanyai, apakah Dinsos bekerja sama dengan E-Warong dalam mendistribusikan bantuan dampak Covid-19, Kaslan mengatakan jika Dinsos tidak bekerjasama namun bekerja sama dengan perusahaan yang sesuai dengan ketentuan Covid-19, namun E-Warong hanya dijadikan sampel untuk penetapan harga.

” Kecuali kasubag program, ada datanya (Nama Perusahaan pendistribusi bantuan_Red) di mereka kalau di saya tidak ada.” Tukasnya.

Selanjutnya, awak media ini mencoba meminta nomor dari Kasubag Program, Keuangan dan Perlengkapan untuk mendapatkan daftar nama perusahaan tersebut, namun nomor yang diberikan oleh Sekdis tersebut bukan lah milik dari Kasubag Program, ia adalah nomor orang lain yang mengaku bernama Dedi.

baca juga: Tingkatkan Pajak, Dari Suport Kosurgap KPK Melalui Mesin Perekam Transaksi di Wakatobi Tidak Efektif

Setelah itu, awak media ini juga kembali meminta nomor tersebut di Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin La Ode Abdul Manan ST melalui Whatsapp Pribadinya, namun Kasubag Program ternyata telah pindah tugas diluar Wakatobi.

” Utk skr blm ad kasubag program nya kita, ” Ulasnya melalui pesan singkat Whatsapp.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest