– Ada Pasien Gizi Buruk yang Dirawat

Peliput: La Ode Adrian

BAUBAU, BP – Direktur RSUD Kota Baubau dr Hasmudin SpB, tidak tahu menahu terkait adanya pasien penderita gizi buruk yang dirawat di RSUD Palagimata Kota Baubau, yang telah meninggal dunia pada Jumat (16/12) malam sekitar pukul 22.00 Wita.

Hasmudin mengatakan, ia baru mengetahui adanya penderita gizi buruk pada malam meninggalnya pasien, padahal Andi Rizki (13 bulan) yang merupakan penderita gizi buruk tersebut sudah dirawat selama lima hari sebelumnya.

“Malamnya baru saya tahu karena dilaporkan kalau ada bayi yang kurang gizi, ternyata sudah meninggal tadi malam (Jumat (16/12) malam, red.). Setelah saya tanya ternyata sudah dirawat selama lima hari, masuk memang dengan kondisi yang sudah jelek, langsung dibagian anak untuk dirawat,” jelas Hasmudin saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (17/12).

Dijelaskan, saat pasien masuk rumah sakit memang dengan kondisi yang sangat tidak stabil. Dan pada malam meninggalnya pasien kata Hasmudin, sempat diberikan pertolongan selama 15 hingga 20 menit, namun nyawa Andi Rizki tak tertolong.

Sedangkan untuk biaya perawatan, pasien dikategorikan sebagai pasien umum, karena tidak memiliki surat-surat lengkap terutama BPJS.

Dan Hasmudin megetahui bahwa pasien berasal dari keluarga kurang mampu, olehnya pihak RSUD Palagimata Baubau mengarahkan kerabat pasien untuk meminta surat keterangan kurang mampu dari Dinas Sosial, agar segala pembiayaan pasien digartiskan.

“Baru tadi malam juga saya tahu bahwa pasien ini adalah pasien yang tidak mampu, hari ini saya perintahkan kepada bagian pelayanan, ambil semua artinya berapa pembayaran dibagian anak dan ICU. Saya sudah minta tolong kebetulan ada yang urus, mintakan dia surat keterangan tidak mampu, kalau itu sudah beres masalah pembiayaan digratiskan, karena kami juga harus ada pertanggungjawabannya,” pungkasnya.

Dan Hasmudin menepis tudingan berdasarkan isu beredar, yang mengatakan bahwa pihak RSUD Kota Baubau tidak menerima pasien gizi buruk tersebut. Dikatakannya, isu dimaksud tidak bisa dibenarkan menginat pasien tersebut sudah dirawat selama lima hari dan ditangani oleh ahli anak.

“Kalau tidak di tangani, masa sudah dirawat lima hari, jadi pasti ditangani. Tetapi memang kondisinya sudah tidak bagus, ditangani langsung oleh ahli anak selama lima hari, tidak ada keluhan apa-apa selama ini. Justru baru saya tahu tadi malam nanti ada perseoalan begini, artinya selama ini tidak ada masalah,” tandasnya.(*)

Pin It on Pinterest