Kepala Dispar Buton Rusdi Nudi

Peliput: Gustam

PASARWAJO, BP- Sebagai daerah pesisir, Kabupaten Buton memiliki banyak spot Diving. Hal itulah yang mendasari Dinas Pariwisata (Dispar) mengadakan pelatihan Diving.

Kepala Dispar Buton Rusdi Nudi
Kepala Dispar Buton Rusdi Nudi

Kepala Dispar Buton Rusdi Nudi menjelaskan pihaknya pernah mengadakan pelatihan serupa pada tahun lalu, namun masih dalam tahap dasar. Nanti di pelatihan tahun ini, baru naik tingkatan ke level Advance dan Resque.

“Kita sudah mengadakan pelatihan dasar pada tahun lalu, dan tahun ini kita pelatihan resque, artinya melatih untum bisa menyelamatkan orang,” jelasnya kepada Baubau Post, Rabu (09/09).

Pelatihan yang rencananya digelar di Dive Center Pasarwajo itu, akan berlangsung selama enam hari dari tanggal 21-26 September mendatang.

Outputnya, ungkap Rusdin, peserta yang telah mengikuti pelatihan tersebut akan dimasukan ke dalam data base Dispar Buton sebagai pemandu wisata Diving di Kabupaten Buton.

“Targetnya itu untuk menjadi pemandu wisata diving,” ungkap Rusdin saat diwawancarai di ruang kerjanya saat itu.

Untuk diketahui, berikut persyaratan peserta pelatihan Diving Dispar Buton, berdomisili di wilayah Kabupaten Buton, memiliki sertifikat selam Open Water atau selevelnya yang teregistrasi pada WRSTC, membawa Surat Keterangan Dokter bebas covid-19.

Kemudian menandatangani surat pernyataan kesediaan menjadi tenaga pemandu wisata selam Pemda Buton, telah mengikuti tahapan seleksi dan dinyatakan lulus, dan melampirkan pas foto berwarna ukuran 4×6 tiga lembar. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

PPRB DEMO TUNTUT TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA COVID-19 dan MINTA KADIS KESEHATAN BUTON DICOPOT

Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Pemerhati Rakyat Buton (PPRB), menggelar aksi demostrasi menuntut transparansi anggaran covid-19, di Perkantoran Takawa Buton, Senin (29/06).
“Kemudian dengan terpaparnya 27 Nakes menimbulkan tersumbatnya pelayanan publik terhadap masyarakat yang membutuhkan penangan medis di RSUD Buton. Maka untuk itu kami meminta kepada Bupati Buton untuk menggati Plt Dinas Kesehatan, karena kami anggap lalai dalam memerangi dan menangani covid-19 di Buton,” Ucap koordinator demonstran PPRB La Ovan Wabula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.