Peliput: Alamsyah Pradipta

BAUBAU, BP – Pegawai Honorer Puskesmas Pure Kabupaten Muna, NL (28), dianiaya oleh oknum pegawai PDAM Kota Baubau yang berinisial RH (40), di seputaran Simpang Lima, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Sabtu dini hari (17/12) pada pukul 03.00 Wita. Pada penganiayaan tersebut, diakibatkan karena pelaku ditolak berhubungan badan bersama korban.

Kapolsek Murhum, IPTU Syukri Masse saat dikonfirmasi Baubau Post mengatakan, sebelum kejadian NL sudah berada di Hotel Lakamali sejak Jumat (16/12), pada saat itu, RH mengajak NL untuk berhubungan badan, namun NL menolak ajakan RH sebab ia sudah memiliki suami. Sekitar pukul 02.30 Wita, NL meminta RH untuk mengantar pulang ke Pure dengan menggunakn mobil berjenis Xenia.

“Sebelum mangantar korban, RH mengajak NL ke Simpang Lima untuk mengecek pekerjaannya, yaitu pemasangan pipa air, dalam perjalanan menuju mendekati Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersangka menghentikan mobilnya degan alasan mau buang air kecil. Tidak lama berselang, pelaku mengajak korban untuk keluar dari mobil kemudian pelaku langngsung menganiaya korban dengan mengunakan balok kayu secara berulang-rulang kali,” kata Syukri

Pihak keluarga NL telah melaporkan kejadian tersebut di Polsek Murhum Polres Baubau. Untuk itu pihak Polres Baubau akan melakukan penyelidiakn lebih lanjut. “Kami sudah mendapatkan laporan, saat ini kami masi melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Menurut pengakuan Ibu Korban, Surida ia tidak mengetahui anaknya berada di Baubau, sepengetahuannya anaknya berada di Raha desa Pure, dan kaget ketika melihat anaknya datang di Liabuku Kecamatan Bungi, dengan mengunakan jasa tukang ojek dengan kondisi penuh luka-luka

“Dia langsung datang dirumah, dengan kondisi memar, lebam pingang sama tangan kiri kanannya, saya belum tanya juga dimana dipukul,” ungkapnya.

Pada saat itu juga, NL langsng dibawa di Rumah Sakit Muruhum untuk mendapatkan perwatan isentif. Dari kejadian tersebut, NL mengalami luka memar pada bagian pergelangan tangan kanan dan kiri, serta pada bagian pungung akibat dari hantaman benda tumpul tersebut.(#)