Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari pun telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang akan terjadi di perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) salah satunya wilayah perairan Baubau bagian utara dan selatan mulai tanggal 18 Januari 2021 hingga 21 Januari 2021. Olehnya itu Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Baubau meminta para nelayan untuk tidak melaut saat gelombang tinggi.

DKP Baubau Minta Nelayan Tidak Melaut Saat Gelombang Tinggi

Hal itu diungkapkan oleh Kepala DKP Kota Baubau, Ruslan RZ saat di temui media beberapa waktu lalu.

” Tetap kita mengindahkan himbauan BMKG, bahwa untuk saat ini sampai beberapa hari kedepan, sampai dinyatakan bahwa tidak ada lagi gelombang tinggi baru melaut,” kata Ruzlan.

Ia mengatakan, sejak awal BMKG telah telah memperingati bahwa puncak hujan disertai gelombang tinggi dan angin kencang akan terjadi pada Bulan Desember hingga Januari 2021. Untuk informasi cuaca selanjutnya pihaknya menunggu penyampaian BMKG.

Kata Ruslan, dengan berkurangnya waktu para nelayan Kota Baubau turun melaut akibat cuaca buruk, bisa saja mempengaruhi jumlah ikan dipasaran. Namun hal itu dapat teratasi dengan pasokan ikan dari daerah tetangga seperti Kabupaten Buton (Lasalimu) dan Buton Selatan (Lande).

” Kami juga saat ini tengah merancang bagaimana tiga kecamatan yakni Bungi, Lea-lea dan Kokalukuna bisa menjadi sentra perikanan budidaya includ dengan pengolahan dan balai benihnya,” terangnya.

Menurutnya, selama ini sektor perikanan merupakan salah satu bagian yang berkontribusi memberikan inflasi di Kota Baubau, sehingga untuk menanggulangi hal tersebut pihaknya berupaya untuk mengembangkan budidaya ikan laut maupun ikan air tawar.

” Untuk jenis ikan air tawar itu seperti Lele, Bawal, Bandeng. Kalau jenis ikan air laut itu bisa Bobara, kakap, Korapu dan lainnya,” ungkapnya.

baca juga: Ahmad Monianse Buka Seleksi Atlet FPTI Baubau

Ia menambahkan, jika saat ini pihaknya bersama para nelayan tengah mencari solusi dalam mengisi kekosongan aktifitas di laut akibat cuaca buruk. salahsatuna melakukan berbagai aktifitas yang produktif seperti melakukan budidaya rumput laut atau pun budidaya keramba di tempat tempat teduh dari gelombang tinggi. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.