Laporan: Ardi Toris

BUTON, BP- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kerukunan Keluarga Laporo (KKL) Dr H Bere Ali MSi usai melantik kepengurusan DPD KKL DPW KKL Sultra, DPD KKL Baubau dan Busel menyatakaran rasa syukurnya karena kegiatannya berlancar lancar dan dihadiri dari berbagai elemen termasuk pemerintah daerah, OKP, Organisasi kemasyarakat, organisasi mahasiwa, dan juga disaksikan unsur TNI-Polri, Minggu (31/07/2022) di gedung Wakaka.

Dia pun meminta kepada anggota KKL yang hadir agar mencontohi para tokoh yang hadir dalam acara itu, karena ditengah kesibukan para tokoh masih memberikan waktu untuk hadir dalam agenda pelantikan itu.

“Saya atas nama DPP KKL dan atas nama pribadi mengucapkan selamat kepada pengurus yang telah dilantik. Saya berharap melalui wadah ini kita terus melakukan silaturahmi sehingga KKL semakin solid, kuat, dan besar,” ucapnya disambut aplaus yang hadir ketika membawakan sambutannya.

Bere Ali juga mengingatkan kepada pengurus KKL tujuan dibentuknya organisasi paguyuban pertama untuk membangun silaturahmi. “Kalau silaturahmi ini terus dijaga maka nantinya akan seperti bola salju, makin lama akan semakin besar,” ucapnya.

Kedua, membangun hubungan kemitraan dengan paguyuban lain di nusantara. Bere Ali mengatakan laporo tidak perlu hadir secara eksklusif tapi hadir dengan kedudukan yang sama. Ketiga, memberikan dukungan kepada pemerintah dimana KKL berada. “Mari budaya yang sudah ada ini kita pertahankan. Semua ini tidak bisa kita capai kalau kita tidak bersatu. Dan persatuan kita hari ini dibuktikan dengan hadirnya Bupati Buton La Bakry,” lanjutnya.

Bere Ali mengatakan berada dalam KKL sangat besar manfaatnya. Sebagai pendidik, Bere Ali mengajak kepada KKL agar masuk dalam dunia pendidikan karena pendidikan merupan jalan terbaik untuk meningkatkan kualitas SDM KKL.

baca juga: Ketua Umum DPP KK Laporo Lantik Kepengurusan DPW KKL Sultra, DPD KKL Baubau dan DPD KKL Busel

“Progres 60 tahun bagi orang Laporo sungguh pencapaian yang sudah sangat berubah, maju, dan berpengalaman. Tentu salah satunya adalah pendidikan itu sendiri. Kalau ada orang Laporo sekolah ternyata pintar-pintar orangnya,” lanjutnya. (***)