Suarmawati

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Sedikitnya terdapat enam kelurahan yang memiliki kampung nelayan di Kota Baubau. Dari jumlah tersebut ada dua kelurahan yang juga memiliki kampung KB, yakni Lakologou dan Palabusa.

Enam kampung nelayan tersebut yakni di Kelurahan Sulaa, Kelurahan Lakololgou, Kelurahan Waruruma, Kelurahan Bone-Bone, Kelurahan Sukanaeyo dan Kelurahan Palabusa.

Suarmawati
Dua Kampung Nelayan di Baubau Miliki Kampung KB, kata Kadis PPKB Suarmawati

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Baubau, Suarmawati mengatakan, Kelurahan Palabusa ditunjuk untuk menjadi tempat peluncuran perdana dari Program Integrasi kampung KB dan Kampung Nelayan. Alasannya antara lain, Kelurahan Palabusa merupakan Kampung KB pertama di Kota Baubau yang berada di wilayah pesisir.

“Kemudian masih rendahnya jumlah peserta KB yang menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), Tingginya angka pernikahan usia dini. Mayoritas mata pencaharian masyarakat Kelurahan Palabusa adalah nelayan, petani rumput laut, dan petani mutiara, yang pendapatan sehari-harinya masih di bawah rata-rata,” jelasnya.

Meski begitu kata dia, partisipasi aktif masyarakat, tokoh masyarakat dan agama, tokoh pemuda serta peran Penyuluh dan Kader KB yang ada di Kelurahan Palabusa ini cukup tinggi. Sehingga pihaknya optimis, lebih mudah melakukan pembinaan, pendampingan dan penguatan Program Kampung KB dan Program Kampung Nelayan.

BACA JUGA: Kelurahan Palabusa-Baubau Diapresiasi BKKBN Pusat Jadi Contoh Kampung Berkualitas di Indonesia

Terobosan yang memadukan program kampung berkualitas dengan kampung nelayan untuk mengoptimalkan program Pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Banggakencana).

“Wadah kampung keluarga berkualitas di dalamnya terdapat keterpaduan program lintas sektoral, menjadi salah satu inovasi strategis untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan tersebut,” imbuhnya. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest