Peliput: Zul Ps

WANGI-WANGI, BP – Runtun dari persoalan kuitansi dari pihak telkom, sehingga terdapat dugaan jika Pemerintah Daerah (Pemda) Wakatobi melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menunggak ratusan juta akhirnya terkuak.

GM Telkom Sultra Feronika Sampe sebalah kiri dan Meneger BGSS Farida sebelah kanan

hal ini terkuak berdasarkan hasil konfirmasi awak media Baubaupost pada Senin (15/02), GM Telkom Sultra Feronika Sampe melalui Meneger BGSS Farida menjelaskan jika, kuitansi tersebut merupakan kesalahan invoice dari pihak telkom sendiri.

Dampak dari kesalahan invoice tersebut lanjut Farida, sehingga dapat terjadi kesalahan salah alamat yang ditujukan kepada Dinas Perhubungan Wakatobi, namun invoice tersebut tetap untuk Dinas Kominfo Wakatobi.

Selain itu, dari kesalahan ini juga dapat terjadi dobel invoice, pasalnya berdasarkan sistem pengiriman invoice yang dilakukan pihak Telkom dapat dilakukan melalui tagihan manual dan melalui Email. Sehingga jika terjadi dobel invoice maka disarankan untuk diabaikan.

” Kalau keluar kuitansi dan jika pelanggaran sudah melakukan pembayaran, kan biasanya gini, petugas kami ada yang kirim lewat email dan ada yang langsung, kebetulan mungkin terpapar keduanya didepannya, oh ini sudah ada gini lagi, makanya kami selalu ada tulisan dibawahnya, jika Sudah dilakukan pembayaran mohon diabaikan.” Bebernya.

Kata dia, jika persoalan kesalahan invoice dari pihak telkom telah dikonfirmasi kembali kepada pihak Pemda Wakatobi, khususnya kepada Kepala Dinas Kominfo Surudin dan Mantan Kabid Kominfo Erfianto Tiu.

” Dan kami sudah sampaikan ke Pak Suruddin by Whatsapp maupun langsung waktu beliau kesini, disampaikan bahwa jika menerima invoice seperti ini diabaikan saja karena masih ada proses klarifikasi, ” Katanya.

Sebelumnya, awak media ini juga telah menghubungi Eks Kabid Kominfo Wakatobi Erfianto Tiu yang menjelaskan hal senada, dijelaskannya jika, tidak ada tunggakan ratusan juta, namun terkait kuitansi tersebut merupakan kesalahan invoice dari pihak telkom.

baca juga: Dua Nelayan Wakatobi Belum Ditemukan, Basarnas Kembali Gelar Operasi

” Dengar berita beberapa hari ini saya langsung ke Kendari, karena itu mencatut nama saya, ternyata itu kesalahan sistemnya yang tidak update,” Ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest