Rencana pembangunan gedung Perpustakaan Modrn di Sultra

Laporan: Ardi Toris

SULTRA, BP- Tanggal 5 September 2020, digelar acara tahunan “Ekspos Dua Tahun Kepemimpinan AMAN”, bertempat di Hotel Claro Kendari.

Sedianya acara ini akan dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, namun karena Wagub Sultra berhalangan sementara, maka acara ini akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Ali Mazi, tepat pukul 09.00 WITA.

Rencana pembangunan gedung Perpustakaan Modrn di Sultra
Rencana pembangunan gedung Perpustakaan Modrn di Sultra

Sebagaimana tahun sebelumnya, ekspos pembangunan ini akan mengetengahkan geliat dan pencapaian pembangunan yang telah dilakukan duet AMAN (5 September 2018- 5 September 2020). Sebagai pelaksana dan penanggung jawab adalah Biro Pembangunan Setda Prov. Sultra.

Acara ini tidak seperti tahun lalu yang mengundang banyak pihak. Protokol Kesehatan Covid-19 mengharuskan panitia melakukan pembatasan. Para undangan harus melakukan rapid test Covid-19 sebelum memasuki ruangan. Di lingkup Pemprov Sultra, undangan berlaku hanya untuk para Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda, serta Kepala OPD, dan pembatasan dilakukan untuk seluruh pejabat Eselon III dan IV beserta seluruh stafnya. Jajaran Forkopimda juga dipastikan hadir.

Publik pun dapat menyaksikan atau mendengarkan acara ini secara langsung melalui dua media yang ditunjuk, yakni SultraTV dan RRI Kendari. Publik akan bisa mengetahui sejauh mana dan dalam bentuk apa saja pembangunan yang telah diselesaikan, sedang dilakukan, dan tahap perencanaan.(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

DEMO TRANSPARAN BLT DI WAKATOBI DEMONSTRAN DAN APARAT PICA-PICA

Aksi demonstrasi menuntut transparansi Bantuan Sosial Tunai (BST) periode Mei yang berasal dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI di Kabupaten Wakatobi berakhir ricuh. Aparat kepolisian dan sat Pol PP Wakatobi melakukan tindakan represif terhadap massa aksi. Terlihat bahwa Demo transparan BLT di Wakatobi demonstran dan aparat pica-pica

Aksi mahasiswa tergabung dari lembaga Barisan Orator Mahasiswa (Bom) Kepton, Gerakan Aktifis Mahasiswa (GAM) dan Koalisi Parlemen Jalanan Wakatobi pada Senin (6/07) di depan Kantor Bupati Wakatobi awalnya berjalan damai. Namun begitu selesai sholat Zuhur, situasi mulai memanas dan pada akhirnya memicu terjadinya aksi saling dorong pagar yang berujung pada tindakan kekerasan. Demonstrasi yang menuntut transparan bantuan langsung tunai (BLT) itu pun membuat kubu demonstran dan juga aparat ada yang mengalami luka alias pica-pica.@BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.