Perbendaharaan Negara KPPN Baubau Nazuar saat menyerahkan Penghargaan WTP kepada Bupati Buteng H Samahuddin SE

Peliput: Hengki TA

BAUBAU, BP – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan memberikan penghargaan kepada empat Pemerintah Daerah di Kepulauan Buton (Kepton). Penghargaan tersebut terkait capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih oleh Kabupaten Buton, Buton Utara (Butur) , Buton Tengah (Buteng) dan Buton Selatan (Busel), Kota Baubau, dan Wakatobi

Perbendaharaan Negara KPPN Baubau Nazuar saat menyerahkan Penghargaan WTP kepada Bupati Buteng H Samahuddin SE
Enam Daerah di Kepton Terima Penghargaan WTP dari Kementrian Keuangan, Perbendaharaan Negara KPPN Baubau Nazuar saat menyerahkan Penghargaan WTP kepada Bupati Buteng H Samahuddin SE

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah merilis Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Buton, Butur, Buteng dan Busel pada bulan Juni 2020 lalu. Dari empat Kabupaten ini telah dapat menyajikan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel sesuai Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan yaitu relevan, andal, dapat dibandingkan dan dapat dipahami.

Kualitas informasi dalam LKPD sangat dipengaruhi oleh kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan sesuai dengan pengungkapan yang diatur dalam SAP, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern.
Penghargaan WTP diserahkan oleh Kepala Kantor Pelayanan

Pada kesempatan itu, Bupati Buteng H Samahuddin SE, menghadiri langsung penyerahan penghargaan WTP yang diserahkan oleh Perbendaharaan Negara KPPN Baubau Nazuar, yang juga selaku perwakilan Kementerian Keuangan di daerah, sedangkan tiga daerah lainnya Buton, Butur dan Busel masing-masing diwakili para asistennya, yang berlangsung di Aula KPPN Baubau, Kamis (22/10).

“Kabupaten Buton mendapatkan WTP untuk ke tujuh kalinya, Butur dan Buteng untuk ke tiga kalinya, dan Busel untu kedua kalinya,” ungkap Nazuar.

Lanjutnya, sebelumnya pihaknya juga telah menyerangkan pengharapan tersebut kepada Kota Baubau dan Wakatobi. Dimana KPPN Baubau meliputi satu kota lima Kabupaten di wilayah Kepton. Untuk Kota Baubau meraih WTP untuk ke lima kalinya yang diserahkan pada hari jadi kota Baubau beberapa waktu lalu.

“Untu Kabupaten Wakatobi juga telah diserahkan pada pada tanggal 9 Oktober dalam acara Rapat Koordinasi DAK Fisik dan Dana Desa di Wangi Wangi,” tuturnya.

Selain itu, salah satu nilai tambah yang diperoleh bagi daerah yang mencapai opini WTP adalah digulirkannya Dana Insentif Daerah (DID) oleh Pemerintah Pusat. Besaran DID yang diperoleh suatu daerah dipengaruhi oleh frekuensi berapa kali daerah tersebut memperoleh opini WTP.

BACA JUGA: Tujuh Kali Raih WTP, Pemkab Buton Terima Plakat dari Kementerian Keuangan

“Pada tahun 2020 ini, Kota Baubau memperoleh alokasi DID RP 44,86 Miliar Buton memperoleh DID sebesar Rp 61,07 Miliar, Wakatobi 8,24 Miliar, Butur Rp 250 juta, Buteng Rp 31,82 Miliar dan Busel Rp 26,31 Miliar,” tutupnya. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest