Peliput: Duriani

WAKATOBI, BP – Enam jabatan strategis dilingkup Polres Wakatobi berganti orang. Dua diantaranya diisi perwira dari luar Polres Wakatobi, sedangkan empat jabatan lainnya diroling dengan pejabat lainnya dilingkup Polres Wakatobi.
Kapolres Wakatobi, AKBP Didik Supranoto SIK, dalam sambutan pada acara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat lingkup Polres Wakatobi itu mengatakan mutasi adalah hal yang wajar dan biasa terjadi disejumlah organisasi manapun termasuk ditubuh Kepolisian.
“Mutasi dan promosi disuatu organisasi agar dimaknai dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu,” kata Didik Supranoto, dalam sambutan serah terima jabatan (sertijab) di Polres Wakatobi, Selasa (13/12)..
Selain itu juga lanjut Kapolres Wakatobi, mutasi ditubuh Kepolisian dimaksudkan untuk memberikan kesempatan, pengalaman dan keleluasaan wawasan bagi pejabat bersangkutan. “Mutasi itu juga supaya kekal dalam pengembangan diri maupun untuk jenjang karir berikutnya sesuai dengan tujuan pembinaan personil,” terang Didik Supranoto, dalam sambutannya.
Menurut Didik Supranoto, dilihat posisi dan tanggung jawabnya, semua pejabat yang dimutasi itu menduduki jabatan strategis khususnya dalam pembinaan operasional. Dalam rangka pengendalian pelaksanaan tugas seluruh unit kerja dalam batas kewenangannya.
Terkait jabatan strategis itu, Kapolres Wakatobi, menilai ada criteria keberhasilan pejabat dalam melaksanakan tugasnya. “Keberhasilan melaksanakan tugas manakala beban tugas terlaksana dengan baik, kepempinan dan ketaladanan, sikap loyalitas, dedikasi serta kedisplinan pada tugas-tugas Kepolisian,” ucapnya.
Mutasi ditubuh Kepolisian, Didik Supranoto, juga melihatnya merupakan bagian dari pola pembinaan karir bagi anggota Polri yang diharapkan bermuara pada peningkatan palayanan Polri terhadap masyarakat. “Jabatan adalah amanah dari masyarakat, pemerintah dan Tuhan. Sehingga harus dipertanggung jawabkan baik didepan masyarakat, pemerintah maupun dihadapan Tuhan nanti. Jabatan atau kekuasaan bukan untuk dinikmati namun merupakan amanah yang wajib dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sebagai wujud nyata pertanggung jawaban,” ujar Kapolres Wakatobi.
Enam jabatan berganti orang itu, dua pejabat diantara datang dari luar Polres Wakatobi. Yakni Kasat Reskrim yang dijabat Iptu Gondam Prienggondhani SIK, digantikan Iptu Baharuddin SH, dimana sebelumnya menjabat Kapolsek Pasar Wajo Polres Buton.
Kemudian, Kapolsek Wangi-Wangi Selatan yang dijabat Ipda Idris Unga, digantikan Ipda Juliman S.Pem, yang sebelumnya menjabat anggota Polres Bombana. Sedangkan Ipda Idris Unga, mendapat promosi menjadi Kasat Pol Air Polres Wakatobi. Kasat Pol Air sebelumnya dijabat Ipda Syarifuddin K, yang diroling masuk di Polres Wakatobi.
Kapolsek Kaledupa Selatan yang dijabat Ipda Alimuddin, digantikan Ipda Syahruddin, yang sebelumnya menjabat Kasi Propam Polres Wakatobi. Sedangkan Ipda Alimuddin, mendapat tugas baru namun diluar Polres Wakatobi. Ada juga Kapolsek Tomia yang dijabat Iptu Jaharuddin Ode, digantikan Iptu Syahruddin, yang sebelumnya menjabat Kasiwas Polres Wakatobi. Sedangkan Iptu Jaharuddin, ditarik masuk ke Polres Wakatobi.
Terkahir yakni Kapolsek Binongko yang dijabat AKP Samsuddin, digantikan Ipda Ari Mustofa, yang sebelumnya menjabat Kaur Bin Ops Polres Wakatobi. Sedangkan AKP Samsuddin, ditarik masuk di Polres Wakatobi. (***)