Peliput: Duriani
WAKATOBI, BP – Kepala area manager region 4 yang meliputi Kalimantan, Sulawesi dan papua, Wayan Supatrayasa, mengapresiasi semangat pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wakatobi. Dalam berjuang untuk meyakinkan pihak Garuda agar membuka rute penerbangan disalah satu daerah destinasi pariwisata Indonesia itu.

Dengan semangat itu lanjut Wayan panggilan Wayan Supatrayasa, pihak Garuda memprioritaskannya dalam rencana membuka rute baru meskipun sejumlah fasilitas dalam bandara dinilai belum lengkap. Dan kekurangan beberapa fasilitas dalam bandara itu diklaim sebagai tantangan.

“Wakatobi salah satu daerah prioritas untuk dibuka baru, tapi fasilitas khususnya di air port belum lengkap. Satu yang paling susah hingga saat ini adalah keberadaan pertamina yang belum tersedia. Namun karena semangat pemkab dan kegiatan pariwisata yang terus berkelanjutan maka itu kita anggap tantangan,” ungkap Wayan Supatrayasa, disela-sela launching beberapa waktu lalu.

Menurut Wayan, sejak awal pihak Garuda hanya berencana membuka rute lanjutan Baubau – Kendari. Namun karena Pemkab Wakatobi dinilai sangat agresif dalam meyakinkan pihak Garuda, serta pro aktif mempromosikan garuda dan sumber daya alam khususnya pariwisata Wakatobi. Maka itu juga menjadi pertimbangan khusus.

“Memang awalnya Garuda hanya akan membuka rute lanjutan Baubau – Kendari. Namun karena Wakatobi salah satu daerah yang semangat mempromosikan Garuda dan pariwisatanya maka itu pun menjadi pertimbangan khusus,” ucapnya.

Kata Wayan Supatrayasa, satu bulan sebelum dilakukan penerbangan perdana di Bandara Matahora Wakatobi. Pihak Garuda telah melakukan survey kelayakan sisi bandara. Meskipun minus beberapa fasilitas kelengkapan bandara, namun ternyata potensi pariwisata Wakatobi sangat menunjang untuk segera dilakukan pembukaan rute baru di Wakatobi.
“Sebulan lalukita clear untuk ke sini (Wakatobi, red) karena sisi bandara udah layak meskipun ada minusnya. Wakatobi miliki potensi pariwisata sehingga harus dibuat internasional karena Wakatobi oleh pemerintah pusat dirancang untuk wisata masal,” kata Wayan.

Wayan menambahkan setelah Garuda resmi terbang di Wakatobi, maka seluruh dunia sudah tahu dan lambat laun orang-orang akan terbang ke wakatobi. “Armada kita telah siap, namun karena sisitim belum siap maka kemungkinan besar penerbangan ini butuh proses panjang. Kita tetap membantu karena kita memiliki 16 kantor cabang diseluruh dunia,” tambahnya.(*)

Pin It on Pinterest