Peliput: Sacril

MUBAR, BP – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tiworo Selatan menjalani proses belajar mengajar di gedung sekolah yang kondisinya rapuh dan rusak.
Salah satu guru SMKN 1 Tiworo Selatan, Harisman SPd mengungkapkan, untuk sementara pihaknya melakukan proses belajar mengajar (PBM) di gedung yang sudah rusak. Sementara, gedung sekolah sedang dalam tahap pembangunan dan diperkirakan awal tahun 2017 sudah difungsikan.
“Walau kondisi gedung yang rapuh dan rusak, kami guru tetap menjalankan tugas untuk mengajar, dan semua siswa juga terlihat tetap semangat mengikuti proses belajar di kelas.
Lanjutnya, SMKN 1 Tiworo Selatan didirikan pada bulan Juli 2016. Pihaknya melakukan sosialisasi di lingkungan Tiworo Selatan, bahkan di kecamatan lain, agar masyarakat mendaftarkan anaknya di SMKN 1 Tiworo Selatan.
“Dari tahapan sosialisasi sampai sekarang, jumlah sementara siswa dan siswi di SMKN 1 Tiworo Selatan, sudah 28 orang terdiri 12 putra dan 16 putri. SMKN 1 Tiworo Selatan memfokuskan pada Ilmu Pertanian dan memiliki dua jurusan yakni Agro Bisnis dan Mekanika Pertanian.
Selain itu, salah satu siswi SMKN 1 Tiworo Selatan Siti Hadija mengungkapkan, dia tetap semangat belajar untuk mendapatkan ilmu. Dia berharap tahun 2017, semakin banyak yang mendaftar di SMKN 1 Tiworo Selatan.
“Walau sementara dengan gedung yang sudah rusak kami tetap semangat, karena mendapatkan ilmu yang sangat berguna untuk kami, dan berharap pada tahun depan makin banyak yang mendaftar dan kami berharap agar difasilitasi perlengkapan praktek,” harapnya. (#)