Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP – Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Sultra, Ali Mazi SH pimpin pelepasan jenazah almarhum, Dr.H.AS Tamrin, MH di peristrahatan terakhirnya secara khidmat, di Rujab Walikota Baubau, Jumat malam (14/01).

Pada acara pelepasan tersebut, Gubernur Sultra Ali Mazi mengungkapkan jika kepergian Dr HAS Tamrin MH (alm) menjadi duka untuk semua, bukan hanya masyarakat Kota Baubau namun juga untuk masyarakat Sultra. Dr HAS Tamrin dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab, bersahaja dan humanis dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah.

Gubernur Sultra H Ali Mazi SH jadi inspektur upacara pemakaman alm Walikota Baubau Dr HAS Tamrin

” Selain itu, almarhum dalam berbagai kapasitasnya mulai dari PNS hingga sebagai Walikota Baubau periode 2013 hingga 2018 dan periode sekarang sebelum menutup usia, telah banyak berjasa dalam pembangunan masyarakat Kota Baubau secara khusus dan secara umum untuk masyarakat Sultra,” terangnya.

Dikatakan, banyak hal yang telah dilakukan Dr AS Tamrin MH (alm) dalam mengharumkan dan mengangkat nama Kota Baubau dan Sultra baik ditingkat nasional maupun internasional.

” Bagi saya pribadi almarhum adalah teman dekat dan sabahat baik. Beliau banyak berjasa saat saya menjadi gubernur Sultra di periode pertama 2003 dan 2008 yang lalu dan juga periode sekarang ini. Olehnya itu saya secara pribadi dan atas nama pemerintah Sultra dan mewakili masyarakat Sultra menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas karya bakti beliau almarhum selama hidupnya,” ungkapnya.

Diwaktu yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Baubau, Kamil Adi Karim selaku saudara kandung dari Wali Kota Baubau,Dr H AS Tamrin meminta kepada masyarakat untuk ikut doakan kepergian almarhum.

” Dengan kerendahan hati, saya bermohon kepada semua agar turut mendoakan almarhum. Semoga wafatnya beliau husnulkhatimah. Semua amal dan ibadahnya diterima,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, semenjak almarhum sakit, pihak keluarga telah berupaya melakukan berbagai upaya pengobatan termasuk meminta doa dari seluruh masyarakat untuk kesembuhannya.

“Semenjak sakit, keluarga sudah mengupayakan berbagai macam pengobatan. Bahkan sebagian keluarga meminta kepada seluruh majelis untuk memohonkan doa kesembuhan almarhum. Namun, Allah lebih dulu memanggilnya,” terangnya.

BACA JUGA: Ribuan Warga Baubau Sambut Jenazah Walikota Baubau di Bandara Betoambari

Ia juga meminta kepada seluruh pihak, jika almarhum memiliki salah agar dimaafkan, dan jika memiliki utang piutang agar segera disampaikan agar diselesaikan. (*)

Comments are closed.