Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Ketua Umum KONI Kota Baubau H La Ode Suhardi mengungkapkan kontingen Baubau akan menurunkan sedikitnya 1.100 orang sudah termasuk panitia di Porprov 14 Sultra.

“Karena kita semua harus melayani kontingen lainnya yang datang di Kota Baubau sebagai peserta Porprof, makanya jumlahnya besar,” kata H Hardi, Sapaan Akrab H La Ode Suhardi, di temui di Kantor KONI Baubau, Rabu (23/11/2022).

Dia pun memastikan kontingen Baubau akan mengikuti 39 Cabor yang diperlombakan dan dipertandingkan di Porprov Sultra ke 14, “Makanya KONI optimis Kota Baubau ini berada di peringkat dua atau tiga besar,” ungkap Ketua FKPPI Kota Baubau

Dia pun mengungkapkan ada tiga cabor yang pertandingkan di luar Baubau dan Buton yaitu pertama pertandingan golf yang dilaksanakan di Kabupaten Kolaka. Kedua, olahraga selam dan renang juga dilaksanakan di Kabupaten Kolaka. Ketiga, bulu tangkis dilaksankan di Kota Kendari.

Mengenai bonus untuk para atlit dan pelatih, H Hardi mengungkapkan KONI mengusulkan dua pola yaitu pola pertama, pola 3-2-1 artinya peraih medali emas akan mendapatkan bonus Rp 30 juta, perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp 10 juta.

Pola kedua yaitu 4 atau 3,5-1-0.5 artinya atlit yang meraih emas akan mendapat bonus Rp 40 juta atau Rp 35 juta, perak Rp 10 juta, dan perunggu Rp 5 juta.

“Tapi ini baru usukan KONI Baubau. Kita masih menunggu pengumuman pemerintah secara langsung pola mana yang dipakai. Kemungkinan nanti pelepasan kontingen akan disampaikan langsung oleh Pak Walikota,” tuturnya.

Mengenai Bonus atlit itu, lanjut H Hardi, KONI Baubau menjamin itu ada dan pemerintah melindungi dana itu. “Kalau kita banyak atlit dan bisa dapatkan prestasi lebih maka pemerintah pasti akan membacup,” sambungnya.

Sebagai Ketua KONI Baubau besar harapannya warga Baubau sama-sama ikut mensukseskan Porprov ke 14 Sultra karena bersyukur diberi kepercayaans sebagai tuan rumah penyekenggara.

“Dengan adanya Porprov ini saya berharap kita akan memperoleh trisula prestasi yaitu sukses penyelengaraan, suskses prestasi, dan sukses ekonomi. Sebagai gerbang pintu masuk para tamu dari berbagai kabupaten/kota di Sultra ekonomi Baubau ini akan tumbuh dalam 10 hari,” katanya.

H Hardi mala memprediksi dalam 10 hari kedepan akan memberikan dampak ekonomi positif, bahkan mungkin akan ada inflasi positif, “Maksudnya kan misalnya air aqua harnga awalnya Rp 5 ribu, mungkin nanti dijual denga harga Rp 10 ribu. Ini inflasi tapi inflasi bernilai positif,” ucap Mantan Ketua Wushu Kota Baubau.

baca juga: Disnaker Baubau Gelar FGD Manfaat Pengusaha Daftarkan BPJamsostek dan BPJS Kesehatan Bagi Karyawannya

Untuk keamanan sendiri, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Polres dan Kodim. “Bahkan hari ini (rabu-red) kami baru saja gelar rapat lagi untuk menentukan dimana saja titik yang harus diamankan misalnya penginapapan atlit, titik-titik penyelenggaraan pertandingan, semua untuk keamanan dan kenyamanan para atlit yang berlaga di Kota Baubau”, tutupnya. (*)