Peliput: Gustam

PASARWAJO, BP- Bupati Buton La Bakry menilai Desa Wambulu, Kecamatan Kapontori berpotensi menjadi penyuplai pangan di Kabupaten Buton.

Penilaiannya tersebut disampaikan La Bakry saat menghadiri Pesta Adat Bongkana Kopo Desa Wambulu beberapa hari yang lalu, bersama para Kepala OPD lingkup Pemda Buton.

La Bakry saat menghadiri Pesta Adat Desa Wambulu

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Buton itu, disambut dengan Tarian Mangaru. La Bakry juga berkesempatan melihat hasil panen masyarakat yang dipajang di pelataran tempat Pesta Adat.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Buton, menyampaikan selamat atas terselenggaranya pesta panen tahun ini, sekaligus syukuran 13 tahun mekarnya Desa Wambulu,” kata La Bakry.

Ia menegaskan kepada para rerangkat Desa Wambulu agar membuat program-program menssjahterakan masyarakat, mengingat Desa Wambulu kaya akan potensi pertanian.

BACA JUGA: Hadiri Pesta Adat Lawele, La Bakry: Kita Buktikan Buton Mampu Melestarikan Budaya

“Saya melihat tadi hasil panen berupa Ubi, yang luar biasa. Insya Allah kita tak akan kekurangan pangan. Dan Desa Wambulu dapat jadi daerah penyulai pangan di Kabupaten Buton,” tuturnya. (*)

NONTON JUGA VIDEO BERIKUT:

TARI DAUN NIPAH DARI BAUBAU AKAN MASUK DAFTAR TARI NASIONAL

Sanggar Seni Lakologou yang bertempat di Kelurahan Lakologou membuat sebuah tarian khas Baubau yang nantinya akan dimasukkan menjadi salah satu tarian nasional oleh Balai Pelestarian Nilai dan Budaya Provinsi Sulawesi Selatan. Tarian itu bernama Tari Daun Nipah.

Pemilik Sanggar Seni Lakologou Erna SKM saat dikonfirmasi Baubau Post, Kamis (25/06), mengatakan Balai Pelestarian Nilai dan Budaya (BPNB) Provinsi Sulawesi Selatan memfasilitasi untuk membuat sebuah tarian khas Buton. Dengan demikian Erna memutuskan untuk membuat tarian di wilayahnya tepatnya di Lakologou. Tari Daun Nipah dari Baubau akan masuk daftar tari nasional. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest