Di Polres Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong
Peliput: Ujang Barakati

Mahasiswa duduk melantai saat diterima pihak Kejari Baubau

BAUBAU, BP – Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Kot Baubau di warnai dengan aksi demonstrasi. Mapolres Baubau dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau tidak luput dari aksi demo.

Aksi Mahasiswa yang tergabung dalam tiga elemen yakni HMI, LMND dan MALIGE Kota Baubau melakukan aksi demonstrasi di depan Mapolres Baubau senin (11/12). Aksi ini dilakukan dalam rangka peringatan hari anti korupsi sedunia.

Dalam aksinya mahasiswa berjanji akan mengawal sejumlah kasus korupsi, termasuk memgigatkan aparat kepolisian titik titik rawan korupsi seperti Islamic Centre dan Pelabuhan.

Dihadapan Mapolres Baubau massa yang hadir langsung di hadang barikade polisi. Massa yang berusaha menerobos masuk akhirnya dihalau aparat yang sudah berjaga sehingga aksi dorong tidak bisa terhindarkan.

Korlap aksi Mursid Kancil dalam orasinya mengatakan,.aksi yang dilakukan ini dengan tujuan memperingati hari anti korupsi. Namun, sekaligus akan mengawal tuntas kasus-kasus korupsi yang belum tuntas ditangani oleh polisi.

“Ini merupakan gerakan awal dan berikutnya akan kami lakukan aksi susulan dengan masa yang lebih besar,”ungkapnya.

Aksi dorong kembali terjadi saat polisi menarik salah seorang mahasiswa kedalam Polres. pasca kembali ke rombongan peserta aksi yang tergabung dalam tiga lembaga ini sontak emosi pasalnya salah satu atribut kebesaran lembaga yang di kenakan oleh salah seorang Mahasiswa terlepas dan pihak demonstran meminta ke pada pihak polres untuk bertanggung jawab.

Peserta aksi baru tenang saat Waka Polres Kota Baubau menerima aspirasi para demonstran di lapangan polres Kota Baubau.

Aksi yang sama juga terjadi di Kejaksaan Negeri Baubau, dimana gabungan BEM Fisip dan BEM Hukum Unidayan mendatangi Kejari Baubau untuk menayampaikan aspirasinya. Masa aksi langsung diterima oleh Kasi Intel Kejari Baubau. Ruslan SH MH di dampingi Kasi Pidsus Wahyudi SH.

Pada kesempatan tersebut massa aksi meminta Kejari Baubau untuk bersama sama memerangi korupsi. Termasuk menuntaskan beberapa kasus korupsi yang sudah ditangani kejaksaan.

“Untuk pemberantasan korupsi kita se visi dan sudah tugas kami untuk menuntaskan semua kasus yang sudah masuk laporan,”kata Ruslan.

Usai menyampaikan aspirasinya massa lansgung meninggalkan Kejari Baubau dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. (#)

Pin It on Pinterest