Ibu-ibu saat menjalani rapid test dalam rangka Hari Ibu ke 92 tingkat Kota Baubau di Aula Palagimata

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Tim Penggerak PKK Kota Baubau menggelar rapid test gratis massal, dalam rangka hari ibu ke-92 di Aula Palagimata, Rabu (16/12). Rapid test dikhususkan untuk perempuan.

Ibu-ibu saat menjalani rapid test dalam rangka Hari Ibu ke 92 tingkat Kota Baubau di Aula Palagimata
Ibu-ibu saat menjalani rapid test dalam rangka Hari Ibu ke 92 tingkat Kota Baubau di Aula Palagimata

Wakil Ketua TP-PKK Kota Baubau, Wa Ode Nursanti mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan instruksi PKK Pusat. PKK kabupaten/kota diminta untuk menggelar rapid test massal secara gratis.

“Rapid test ini secara serentak dari tanggal 14-21 Desember dan laporannya langsung dikirim ke PKK pusat,” katanya.

Dalam kegiatan ini, pihaknya menyiapkan sekitar 200 alat rapid test. Sementara tagetnya mencapai 150 orang yang berasal dari delapan kecamatan masing-masing 13 orang, ditambah dari tim TP-PKK Baubau.

“Sasarannya perempuan manula, remaja dan usia produktif,” terang Nursanti.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse meminta kepada petugas kesehatan yang melakukan Rapid Test, memberikan edukasi kepada peserta. Menurutnya, edukasi tentang Rapid Test sangat penting.

“Kita harus melawan pandangan negatif tentang rapid test, karena tidak sedikit orang enggan untuk rapid test. Sehingga diperlukan pemahaman dari ibu-ibu,” tuturnya.

BACA JUGA: Selama 2020, BKIPM Baubau Temukan Tujuh Kasus Pelanggaran Karantina Ikan

Dengan edukasi tersebut Monianse berharap, ibu-ibu dapat mengambil peran membantu pemerintah menyebarkan edukasi tentang Rapid Test.

“Sehingga rasa takut terhadap rapid test menjadi hilang,” harapnya. (**)

NONTON JUGA VIDEO BERIKUT:

TARI DAUN NIPAH DARI BAUBAU AKAN MASUK DAFTAR TARI NASIONAL

Sanggar Seni Lakologou yang bertempat di Kelurahan Lakologou membuat sebuah tarian khas Baubau yang nantinya akan dimasukkan menjadi salah satu tarian nasional oleh Balai Pelestarian Nilai dan Budaya Provinsi Sulawesi Selatan. Tarian itu bernama Tari Daun Nipah.

Pemilik Sanggar Seni Lakologou Erna SKM saat dikonfirmasi Baubau Post, Kamis (25/06), mengatakan Balai Pelestarian Nilai dan Budaya (BPNB) Provinsi Sulawesi Selatan memfasilitasi untuk membuat sebuah tarian khas Buton. Dengan demikian Erna memutuskan untuk membuat tarian di wilayahnya tepatnya di Lakologou. Tari Daun Nipah dari Baubau akan masuk daftar tari nasional. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest