Peliput: Duriani
WAKATOBI, BP – Panitia pemilihan kepala desa (Pilkades), Panitia Pengawas (Panwas) Pilkades dan pihak terkait lainnya sepakat akan membuka kotak suara hasil Pilkades di Desa Patua II, Kecamatan Tomia sebelum dilakukan rapat pleno penetapan calon teroilih ditingkat kecamatan.
Hal itu dilakukan untuk menindak lanjuti gugatan yang dilayangkan salah seorang calon kepala desa Patua II yang merasa dirugikan dalam perhitungan akhir perolehan suara pada Pilkades serentak, Minggu (13/11) beberapa waktu lalu.
“Sebelum dilakukan pleno penetapan calon terpilih ditingkat kecamatan, besok (Rabu 16/11) kita akan buka kotak suara hasil Pilkades di Desa Patua II. Ini kesepakatan panitia, pengawas, saksi-saksi, pihak Kepolisian/TNI dan pihak terkait lainnya,” ungkap Camat Tomia, La Ode Syafihudin S.Sos.MSi, dihubungi via telepon selulernya, Selasa (15/11).
Kata Camat Tomia, salah seorang calon kades Patua II menggugat karena dalam perhitungan akhir perolehan suara calon kepala desa beberapa waktu lalu. Ada satu lembar surat suara disepakati seluruh saksi calon dan panitia tingkat desa bahwa surat suara itu dianggap rusak. Sementara menurut pihak penggugat tidak rusak.
“Narman, salah seorang calon kades Patua II menggugat keputusan panitia dan saksi dalam perhitungan akhir perolehan suara. Ada satu surat suara milik Narman dinyatakan rusak oleh panitia dan saksi calon. Karena lubang dalam kotak nama dan foto terlalu besar. Sehingga kita harus buka kotak untuk mengetahuinya. Jika lubang itu tidak keluar dari kotak maka itu sah,” kata Camat Tomia.
Ketua Desk Pilkades Kabupaten Wakatobi, Amiconi, mengatakan membuka kotak suara atas gugatan salah seorang calon kades Patua II merupakan solusi akhir sebelum penetapan calon terpilih. Sehingga tidak ada lagi persepsi lain dan masalah baru.
“Saya anjurkan untuk buka kotak suara. Bila mana lubang itu tidak keluar dari kotak bertuliskan nama dan foto calon maka itu sah. Namun jika sebaliknya yakni robek hingga keluar dari kotak maka itu rusak. Atau terdapat dua lubang yakni di kotak salah seorang calon dan kotak lainnya,” tukas Amiconi, Selasa (15/11).
Perlu diketahui bahwa pada perhitungan akhir perolehan suara Pilkades Patua II beberapa waktu lalu, calon kades Narman dan Basri masing-masing meraih suara terbanyak sama yakni 66 suara. Jika gugatan Narman itu diterima, maka Narman berhak menjadi pemenang Pilkades Patua II. Karena Narman kembali unggul 1 suara atas Basri. (***)