BAUBAU, BP- Hasil rapid test 22 pegawai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Baubau yang dilaksanakan pada Senin kemarin (18/05) dinilai tidak valid.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor BPOM Kota Baubau Mirnawati Purba melalui Petugas Analis Komunikasi Resiko Obat dan Makanan Rahman Nur kepada Baubau Post, Selasa (19/05).

Olehnya itu, kata Rahman, dalam dua minggu kedepan seluruh pegawai BPOM Baubau akan kembali melaksanakan pemeriksaan kesehatan atau dilakukan rapid test ulang.

” Karena hasil rapid test kurang valid maka kita akan mengulang, kurang lebih dua minggu kedepan, menunggu pesanan datang,” jelasnya.

Sembari menanti waktu pemeriksaan kembali, para pegawai BPOM Baubau diimbau untuk menjaga kesehatan tubuh serta jangan lupa mengonsumsi vitamin guna meningkatkan imunitas tubuh.

” Oleh sebab itu, tetap jaga kesehatan dan vitaminnya tetap diminum,” pungkasnya. (*)

Peliput: Arianto W

Pin It on Pinterest