Peliput: Duriani

WAKATOBI, BP – Mantan Bupati Wakatobi, Ir Hugua, mengatakan munculnya nama dan gambar Taman Nasional Wakatobi (TNW) di pecahan uang rupiah tahun emisi 2016 akan memicu keingin tahuan masyarakat Indonesia. Dan secara ekonomi, akan berdampak pada proses pembangunan di Kabupaten Wakatobi.

“Jika masyarakat indonesia melihat dan membaca nama Wakatobi di pecahan rupiah terbaru, tentu memicu rasa keingin tahuan masyarakat Indonesia bahwa Wakatobi itu dimana dan seperti apa. Bisa jadi masyarakat Indonesia datang di Wakatobi dan ini akan meningkatkan perputaran perekonomian masyarakat,” terang Hugua, akhir pecan lalu.

Menurut Hugua, Kabupaten Wakatobi menarik rasa simpatik banyak orang dengan keragaman hayati serta budaya dan adat-istiadatnya. “Bahkan saat saya masih menjabat Bupati Wakatobi, saya melihat Wakatobi ini biasa saja. Namun begitu menjadi masyarakat biasa kurang lebih enam bulan ini, dan sekali-sekali saya datang di Wakatobi ternya Wakatobi ini sangat indah,” ucap Hugua.

Dengan sejumlah prestasi yang telah diraih Wakatobi hingga saat ini, Hugua, menaruh harapan besar kepada pemerintah dan masyarakat Wakatobi untuk tidak terlalu drastic mengubah perjalanan pembangunan. Pasalnya, jika perjalanan pembangunan berubah drastic dipstikan cirri khas Wakatobi bakal hilang.

“Pesan saya agar pemerintahan baru jangan mengubah perjalanan pembangunan terlalu drastic. Boleh berubah tapi sector pariwisata dan kelautan perikanan jangan dirubah. Kelautan dan perikanan menjadi sokoguru pembangunan kita. Lalu identitas daerah ada pada budaya dan adat-istiadatnya serta keanekaragaman hayati. Itulah karakter daerah kita yang menjadikan berbeda dengan daerah lain,” ungkap Hugua.

Hugua, menambahkan bahwa pada intinya menjaga budaya dan keasrian lingkungan akan menjadi pemicu geliat perekonomian. “Keasrian lingkungan dan kekayaan budaya dan adat-istiadat memicu geliat pembangunan,” tutup Hugua.

Sementara dilain kesempatan, Bupati Wakatobi H Arhawi Ruda SE, mengatakan munculnya nama dan gambar TMW dipecahan rupiah terbaru menghemat anggaran promosi hingga ratusan Milyar rupiah. (*)

Pin It on Pinterest