Laporan : Hasrin Ilmi
BUTON,BP-Sidang paripurna DPRD Buton dalam rangka mendengarkan pidato Bupati Buton sehubungan dengan Peringatan Hari Jadi Pasarwajo ke-18 Sebagai Ibukota Kabupaten Buton, Rabu (09/06), terlihat berbeda dari biasanya. Dalam sidang paripurna tersebut, Bupati Buton, Drs La Bakry, MSi bersama jajaran Pemkab Buton mengenakan pakaian adat Buton.

Pakaian adat juga terlihat dikenakan Ketua DPRD Buton, Hariasi Salad dan wakil ketua DPRD serta anggota DPRD. Termasuk Forkompimda, Lembaga vertikal dan tokoh yang menghadiri sidang paripurna juga mengenakan pakaian adat.

Bupati Buton, la Bakry dan Pimpinan DPRD Buton tampak mengenakan pakaian adat saat menghadiri paripurna DPRD Buton

Bupati Buton, Drs. La Bakry, M.Si, pada kesempatan itu mengatakan 10 Juni merupakan hari yang sangat istimewa sekaligus penuh makna bagi segenap masyarakat Kabupaten Buton.

Sejarah mencatat, pembentukan Kabupaten Buton sebagai Kabupaten di Sulawesi Tenggara dan perpindahan Ibu Kota dari Baubau ke Pasarwajo bukanlah suatu kebetulan. Tetapi kedua peristiwa tersebut merupakan jerih payah semua pihak sehingga besok (hari ini-red) akan rayakan secara bersama yang merupakan napak tilas perjuangan sekaligus mengintrospeksi apa yang telah diperbuat dan apa yang akan diperbuat untuk Buton lebih baik kedepan.

“Hari Ulang Tahun tidak hanya acara seremonial belaka, namun juga harus mendorong kita untuk bekerja lebih keras. Hari Ulang Tahun tidak hanya sebuah peristiwa istimewa yang kita rayakan setiap tahunnya, namun juga untuk membuat kita bersatu menyelesaikan permasalahan- permasalahan di daerah yang kita cintai in,” kata La Bakry.

Dikatakan, penyelenggaraan pemerintah saat ini telah masuk tahun ke empat sejak terhitung masa kepemimpinannya di Periode 2017-2022.

“Saat ini kami diberi mandat untuk melanjutkan Kepemimpinan periode kedua ini dengan berlandaskan pada komitmen awal sejak pertama kali kami diberi amanah oleh rakyat yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Buton.” ungkapnya

Oleh karena itu kata Ketua Golkar Buton ini Komitmen tersebut telah dituangkan dalam RPJMD Tahun 2017-2022 dengan menyusun Visi terwujudnya Buton sebagai Kawasan Bisnis dan Budaya terdepan yang dirumuskan dalam 4 misi yaitu peningkatan kualitas SDM, peningkatan daya saing Daerah yang berkelanjutan, pelestarian dan pengembangan nilai dan aset budaya dan reformasi birokrasi.

“Kebijakan pembangunan yang telah kita rumuskan dalam RPJMD tentunya hanya dapat dilaksanakan dengan baik manakala mendapatkan dukungan pembiyaan pembangunan yang memadai. Oleh karena itu kita terus berupaya untuk meningkatkan kinerja Anggaran pendapatan dan belanja daerah dengan menggali berbagai potensi sumber pendapatan daerah yang baik pendapatan asli daerah, dana perimbangan maupun pinjaman daerah,” katanya.

Orang nomor satu di Buton ini juga mengajak agar semua pihak ikut serta dan mendukung program vaksinasi. Pemerintah juga telah mengedepankan kebijakan terkait penanganan penyebaran virus Covid-19 dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi seperti sekarang ini serta pemerintah memberikan bantuan sosial bagi masyarakat ataupun pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid 19 dan upaya memperkuat kebijakan fiskal bagi masyarakat serta stabilitas sektor keuangan dimasa penuh ketidakpastian akibat pandemi ini. Kita semua berharap agar musibah Pandemi ini dapat segera berakhir.

baca juga: Update Jadwal CPNS/PPPK Kabupaten Buton, Awaluddin: Belum Ada Informasi

Diakhir pidatonya Bupati Buton menyampaikan dari lubuk hati yang paling dalam, ucapan terimakasih dan penghargaan yang sangat tulus. Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun ke- XVIII Pasarwajo sebagai Ibukota Kabupaten Buton. ” Dirgahayu ke-18 Kota Pasarwajo ,”tutupnya.(***)

Pin It on Pinterest