• Rahman Ngkaali: Hindari Mudarat yang Lebih Besar

BAUBAU, BP- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau meminta masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah dalam melaksanakan ibadah ramadan di tengah pandemi covid-19.

Di antaranya, tidak melaksanakan takbir keliling, menjalankan ibadah salat tarawih di rumah dengan keluarga inti, serta meniadakan nuzulul quran.

“Kita menghindari mudharat yang lebih besar, karena itu juga kan merupakan amalan-alaman sunnah, apalagi di situasi seperti sekarang ini,” imbau Kepala Kantor Kemenag Baubau Rahman Ngkaali.

Meski begitu ia mengaku, pemerintah tidak melakukan penegasan keras kepada pelanggar imbauan tersebut, mengingat ibadah di masjid merupakan hak umat beragama.

“Yang kebiasaan selama ini, takbir keliling itu sudah tidak bisa, termasuk salat tarawih di masjid juga tidak bisa,” tutur Rahman.

“Tapi tidak mungkin kami mau melarang orang masuk masjid, namun kewajiban kita sebagai pemerintah kita lakukan imbauan, jadi seperti itu, kalau masyarakat mau taat bisa, kalau tidak konsekuensinya kembali kepada diri,” tambahnya.

Rahman cuma berharap kesadaran masyarakat untuk taat anjuran tersebut, guna memutuskan mata rantai penyebaran covid-19.

“Kita bisa bayangkan kalau pemerintah tidak melakukan imbauan, kalau ada apa-apa pasti yang disoroti pemerintah. Jadi tergantung mungkin pemerintah daerah, atau kepolisian untuk melakukan patroli,” tandasnya.

Peliput: Gustam

Pin It on Pinterest