Peliput: Darson

BURANGA, BP – Sebagai langkah menggagas karang taruna Kabupaten Buton Utara (Butur) menjadi organisasi yang kredibel, inofatif dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi, pengurus Karang Taruna di daerah setempat menggelar rapat kerja Daera (Rakerda) masa bakti 2016-2021.
Selain melakukan agenda Rakerda, karang taruna juga mengadakan diklat loyalitas, yang diikuti oleh seluruh pengurus se Kecamatan Butur, yang dibuka langsung oleh Bupati Butur Abu Hasan Sabtu, (3/12), disala satu Hotel di daerah tersebut.
Dikesempatan itu, Abu Hasan mengharapkan kepada pengurus Karang Taruna, mampu menjadi mitra kerja pemerintah daerah khususnya yang berada di desa, kelurahan dan komunitas adat sederajat.
Kerjasama tersebut, kata Abu Hasan tentunya untuk menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan sosial terutama yang dihadapi generasi muda.
“Karnba sejak saya mengukuhkan organisasi ini Juli 2016 lalu, saya ingatkan untuk lakukan konsolidasi. Apa itu konsolidasi, buat program dalam bentuk rakerda atapun pembinaan kader dalam bentuk diklat,”katanya.
Menurut orang nomor satu di Butur ini, kedua kegiatan tersebut sangatlah penting karena ini merupakan urat nandi dan jantungnya organisasi. Kalau konsolidasi tidak dilakukan, maka sama saja organisasi itu mati total,
Dijelaskannya, ada empat karakteristik yang melekat pada organisasi kepemudaan. Pertama pengurus merupakan hamba Allah. Pengurus nerupakan WNI, pengurus pasti pemuda. Pengurus kedepan pasti akan menjadi pemimpin bangsa, paling tidak pemimpin daerah di masa depan.
“Sebagai hamba Allah tentunya harus menjalankan tugasnya sebagai hamba Allah. Jangan sibuk organisasi. Tugas sebagai hamba Allah dilupakan.Pengurus karang taruna itu harus aktif di Mesjid, juga saya yakin sebagai pengurus organisasi kedepan pasti akan menjadi pemimpin,”ujarnya.
Dengan adanya pula rakerda yang dirangkaikan dengan diklat tersebut, mantan Kabiro Humas Pemprov Sultra ini para anggota Karang Taruna dapat menggali potensi sumber kesejahteraan sosial yang ada, yang dapat dibina dan dikembangkan, serta upaya menambah ilmu pengetahuan dan wawasan dalam mengelola organisasi karang taruna baik di desa, kelurahan di wilayah masing- masing.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Butur Muliadin Salenda mengatakan, melalui Karang Taruna pemuda harus bisa beraktualisasi dan berkembang lebih progresif dan militan dalam mendukung proses pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan sosial di masyarakat. Dimana, pengurus dituntut untuk bisa memberikan solusi bagi pemuda lainnya, khususnya di tingkat kecamatan maupun ditungkat Desa.
“Kita sebagai pemuda harus selalu progresif dan mendukung pembangunan. Makanya dengan kegiatan ini bisa dijadikan moment untuk lebih memahami tentang apa itu Karang Taruna dan bagaimana fungsinya. Dan juga pembekalan ini sangat penting sebagai modal untuk melangkah dalam jangka lima tahun kedepan,”pungkas anggota DPRD Butur ini. (***)