• La Hardin: Kenaikan Harga Beras Tidak Terlalu Berdampak di Busel, Karena Masyarakat Punya Produk Pangan Alternatif

Laporan: Ardi Toris

BUSEL, BP- Menyikapi naik harga beras premium secara nasional hingga berdampak pada kenaikan inflasi di daerah, Pemerintah Buton Selatan (Busel) melalui Dinas Perdagangan dan Industri (Perindag) sudah menyiapkan sejumlah langka diantaranya akan melakukan operasi pasar.

Kadis Perindag Busel La Hardin SPd, MM

Kadis Perindag Busel La Hardi SPd MM mengatakan beberapa pekan sebelumnya pihaknya telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Perum Bulog Baubau terkait dengan beras cadangan pemerintah Busel.

“Berdasarkan komunikasi kita dengan Bulog bahwa beras cadangan pemerintah nanti mereka siapkan sejak jauh-jauh hari. Kami pun ancang-ancang akan melakukan operasi pasar dua pekan kedepan yaitu menjelang ramadhan dan juga menjelang lebaran. Makanya beras cadangan pemerintah ini jauh-jauh hari sudah kita komunikasikan,” ucap La Hardin, di temui di Kantornya, Kamis (02/03/2023).

Dia mengungkapkan pihaknya memang antri menunggu beras yang disediakan Bulog. Karena saat ini Perum Bulog memiliki stok yang terbatas. “Dua pekan lalu saya koordinasi dengan Perum Bulog Baubau, kabarnya stok beras yang mereka miliki saat itu 100 ton dan itu diperuntukan Pemkot Baubau. Sehingga kami menunggu giliran dan dua pekan lagi baru kami melakukan operasi pasar,” lanjutnya.

La Hardin mengatakan untuk kegiatan operasi pasar pihaknya menargetkan menyediakan 10 ton beras untuk tiap kecamatan. Operasi pasar yang akan digelar Pemkab Busel lokasinya akan berpindah-pindah.

Kegiatan operasi pasar yang akan digelar Pemkab Busel, lanjutnya, merupakan arahan dan instruksi dari pimpinan daerah La Ode Budiman SKM, MKes kepada pihaknya.

“Sebetulnya untuk kami terutama yang dibagian pelosok di Buton Selatan kelangkaan atau harga beras melonjak tidak terlalu berpengaruh. Karena masyarakat kami di sini kan memiliki bahan makanan alternatif seperti jagung dan ubi-ubian. Apalagi sekarang sudah menghadapi panen jagung, sehingga kami di Busel ini dampaknya tidak teralalu terasa seperti di kota-kota besar,” kata La Hardin.

Produk bahan makanan alternatif seperti yang diungkapkan kadis perdagangan Busel bisa menyeimbangkan kebutuhan beras. “Seperti ketika terjadi kelangkaan minya goreng kemasan, kita tidak terlalu berpengaruh di Buton Selatan karena masyarakat kan banyak yang mengolah kelapa untuk dibuat minyak sendiri,” tuturnya.

Tapi dibalik itu semua, kata La Hardin, pihaknya sebagai leading sektor ada langkah-langkah kongrit yang dilakukan dan selalu memang dibahsa disetiap rapat OPD karena masalah ini berkaitan dengan inflasi.

NONTON VERSI VIDEONYA:

“Inflasi naik di Kota Baubau kan dampaknya kepada Kepton. Ketika inflasi di Baubau naik, pasti daerah peyangganya seperti Buton Selatan juga ikut naik,” tuturnya.

La hardin mengatakan selama ini Buton Selatan ini selalu mengkonsumsi beras dari ngkaring-ngkaring. Tapi sekarang ini belum panen sehingga inflasi di Baubau otomatis berpengaruh juga di Busel. Kondisi naiknya harga beras itu juga, lanjutnya, diperparah dengan pasokan beras dari Makassar ke Kota Baubau terhambat karena cuaca ekstrem di awal tahun dan hingga saat ini masih terus muncul.

“Jadi memang saat ini kami semata-mata bergantung pada beras dari Bulog. Kita terpaksa menunggu antrian untuk memanfaatkan beras cadangan pemerintah untuk menggelar operasi pasar dalam rangka mengendalikan inflasi,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi situasi yang ekstrem, kata La Hardin, PJ Bupati Busel La Ode Budiman ketika turun lapangan bertemu petani jagung di Busel sudah memberikan himbauan agar ketika petani sudah melakukan panen maka jangan buru-buruh mereka jual karena harus penuhi dulu kebutuhan di Busel.

baca juga: Sambut Ramadan Yuk… Menginap Sambil Berbagi di Zenith Premiere Hotel Baubau

“Karena kita mengantisipasi jangan sampai terjadi sesuatu yang ektrem lagi seperti minyak goreng itu. Setiap hari Senin kita rapat terus dengan Kemendagri dan juga ada rapat internal dengan OPD dimana pimpinan daerah sudah menyampaikan itu,” ucapnya.(*)