Kepala Bidang PAUD, Disdikbud Baubau Ratia

Peliput: Arianto W

BAUBAU, BP- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Baubau memastikan kesiapan guru di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tatkala mengefesiensikan proses pembelajaran di tengah pandemi Covid19 ini benar-benar telah matang.

Tak heran, dalam upaya meningkatkan kompetensi keahlian guru PAUD, sebelumnya Disdikbud Baubau telah mengutus delapan guru Taman Kanak-kanak (TK) untuk mengikuti kegiatan pelatihan guru yang diselenggarakan oleh BP PAUD Provinsi Sulawesi Tenggara pada beberapa bulan lalu.

Kepala Bidang PAUD, Disdikbud Baubau Ratia
Kepala Bidang PAUD, Disdikbud Baubau Ratia

Demikian diungkapkan Kepala Bidang PAUD, Disdikbud Baubau Ratia saat dikonfirmasi Baubau Post, Kamis (17/09).

Dikatakannya, dalam kegiatan pelatihan tersebut, guru diajarkan tentang cara mengefektifkan proses belajar mengajar (PBM) dengan menggunakan metode pembelajaran daring.

“Kebetulan BP PAUD Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan pelatihan delapan orang guru untuk bagaimana melaksanakan proses belajar daring,” jelasnya.

Setelah mendapatkan bekal pengetahuan dari provinsi, masing-masing dari ke delapan guru yang mengikuti pelatihan tersebut akan mengimbaskan ilmu pengetahuan yang diperoleh kepada 20 guru lainnya, sehingga total guru yang diimbaskan sebanyak 160 guru.

“Nanti satu orang guru yang mengikuti pelatihan akan mengimbaskan ilmunya ke 20 guru lainnya, jadi delapan dikali 20 yah 160 guru,” ujarnya.

Tak sampai di situ saja, ke 160 guru yang menerima bekal dari delapan guru profesional ini lantas akan dikembalikan ke sekolahnya masing-masing untuk mengajarkan ilmu tersebut kepada teman-teman guru lainnya.

“Nanti dari 160 guru ini saya bagi lagi dua orang per sekolah untuk mengimbaskan lagi ke teman guru lainnya,” pungkas Ratia.

Sebagai informasi tambahan, kegiatan pengimbasan bekal pengetahuan tersebut dilakukan secara bertahap mengingat kondisi dunia saat ini sedang tidak baik akibat pandemi Covid19. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

MELAWAN APARAT SAAT DITANGKAP, PEMBUNUH TNI 1413/BUTON DIBERI ‘HADIAH’ TIGA PELURUH HINGGA TEWAS

Komang Iyas, pemuda asal Ngakaring-ngakring, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, yang membunuh anggota TNI 1413/Buton tewas tertembak tim Polres Baubau karena sempat melawan membahayakan petugas dan berusaha merebut senjata api (Senpi) milik petugas.Komang Iyas bahkan berusaha melarikan diri hingga diberi tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun tetap tidak diindahkannya, hingga akhirnya aparat ‘menghadiahkanya’ tiga peluruh yang bersarang di tubuh bagiabn belakang pelaku yang membuat nyawanya tidak tertolong. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest