Kadis Sosial Kota Baubau Abdul Rajab

Peliput: Zaman Adha Editor: Hasrin Ilmi

BAUBAU, BP – Maraknya pengemis bermunculan dan sering mangkal di persimpangan lampu merah Kota Baubau. Baik itu anak-anak maupun ibu-ibu ditanggapi Dinas Sosial Kota Baubau sebagai ciri daerah berkembang..

Kadis Sosial Kota Baubau Abdul Rajab
Kadis Sosial Kota Baubau Abdul Rajab

Kepala Dinas Sosial Kota Baubau, Abdul Rajab mengatakan, meningkatnya jumlah gelandangan maupun pengemis di Kota Baubau merupakan konsekuensi daerah yang mulai berkembang. Sehingga ini merupakan fenomena yang harus diterima.

“Karena pengemis itu sebenarnya, adalah ciri bagaimana kota itu sudah berkembang,” katanya.

Yang terpenting lanjut Rajab, para pengemis itu tidak mengganggu ketertiban lalu lintas. Dia mencontohkan, fenomena pengemis yang menjamur di kota-kota maju di Indonesia.

“Coba bayangkan itu jakarta bagaimana pengemisnya, kota-kota maju memang begitu. Fenomena yang harus kita terima, hanya yang penting jangan mengganggu,” paparnya.

Pengemis itu kata dia, muncul pada saat tertentu saja, misalnya saat menjelang lebaran. Itupun tidak semuanya merupakan warga Baubau.

“Banyak impor dari daerah lain, bukan warga Baubau yang mencoba mencari rezeki pada saat menjelang lebaran,” tandasnya.

Jika pihaknya menertibkan para pengemis ini, Dinas Sosial Kota Baubau belum memiliki tempat penampungan khusus. Sehingga pihaknya berinisiatif untuk mencari keluarganya.

“Ketika mereka kita eksekusi, semuanya lari dan itu memang ini perlu kita pikirkan,” ujarnya.

Sementara untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot), haruslah warga yang berKTP Kota Baubau. (**)

Pin It on Pinterest