– Ali Mazi Bandingkan Dengan Kampanye di Busel

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Puluhan ribu massa pendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buton Tengah Nomor Urut 1 Samahuddin SE – Kapten (Purn) La Ntau, memadati dan membuat sesak Lapangan Kecamatan Mawasangka saat kampanye akbar paslon dengan jargon SamaTau itu yang dilaksanakan pada Kamis (09/02).

Selain itu, kampanye juga dihadiri beberapa tokoh penting untuk memberikan dukungan diantaranya Ali Mazi, La Pili, Ali La Opa, Radeni, Andi Mansur, dan para partai koalisi pengusung.

Beberapa tokoh penting tersebut sangat memberikan paresiasi atas antusias masyarakat Buton Tengah yang dengan semangat meramaikan kampanye akbar SamaTau, apalagi ini adalah yang pertama kali digelarnya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati definitif di Kabupaten Buton Tengah.

Ketika dikonfirmasi usai kampanye, Ali Mazi mengungkapkan kekagumannya melihat begitu banyak massa yang menghadiri kampanye tersebut. Dan sempat dibandingkannya dengan kampanye akbar yang baru terselenggara di Kabupaten Buton Selatan, bahwa di Buton Tengah antusias masyarakat sangat luar biasa untuk memberikan dukungan kepada Paslon Samahuddin – La Ntau.

“Saya hari ini merasa bangga dan kagum terhadap masyarakat Buton Tengah yang begitu antusias untuk mendukung Paslon nomor 1 yang menjadi pilihan masyarakat, melihat masyarakat yang ada mencapai puluhan ribu, ini sangat luar biasa dan saya belum pernah dapatkan seperti ini ditempat-tempat lain. Saya juga berkampanye di Buton Selatan, di Kota Kendari, hari ini sangat luar biasa. Berarti La Ramo dan La Ntau ini benar-benar ada di hati masyarakat Buton Tengah,” ucap Ali Mazi.

Kembali pada kampanye, dalam orasinya calon Wakil Bupati Buteng La Ntau mengatakan, bahwa bila ia bersama pasangan terpilih menjadi pemimpin di Buton Tengah, maka dijanjikan terutama kepada para tenaga honorer, bahwa gaji intensif akan dinaikan hingga Rp 1,5 juta perbulan.

“Kalau kami berdua jadi Bupati Buteng, kami akan naikkan honorernya menjadi Rp 1,5 juta, dan itu untuk yang honorer di semua instansi,” tuturnya.

Sementara itu, calon Bupati Buton Tengah Samahuddin tidak terlalu banyak berorasi, ia hanya meminta maaf kepada masyarakat Buton Tengah, terkait ketidak hadiran dirinya dalam debat kandidita yang diselenggarakan beberapa waktu.

“Saya meminta maaf, saat itu saya tidak sempat datang di debat kandidat, ini benar-benar karena kesehatan saya terganggu, dan ini bukan rekayasa,” tutupnya.(*)

Pin It on Pinterest