– Massa Kecam Kejari Dengan Berbagai Tudingan

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau kembali didemo oleh masyarakat. Kali ini, Gabungan Aliansi Mahasiswa menyuarakan adanya kejanggalan dalam penetapan dan penahanan tersangka Amiruddin, mantan Kepala Dinas Perhubungan, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.
Koordinator aksi, Erwin mensinyalir penetapan Amiruddin sebagai tersangka, cacat hukum dan terkesan ada pemaksaan, ditengah banyaknya kasus lain di Kota Baubau yang belum selesai. Dasar hukum yang dijadikan oleh kejaksaan masih multi tafsir.
“Kami tidak mendukung Amiruddin terkait pungli itu, tetap kami melihat kasus ini lemah hukum terkesan ada pemaksaanm oleh Kejari. seperti surat rujukan yang menjadi dasar penahannya Amiruddin, sangat lemah,” katanya, Jumat (25/11).
Pihaknya juga meminta, agar Kejaksaan tidak tebang pilih dalam penyelesaian kasus di Kota Baubau. Yang mana harus mendahulukan kasus-kasus yang telah ditangani Kejari terlebih dahulu.
“Masih ada kasus lain yang kami anggap lebih urgent dan harusnya sudah selesai ketimbang kasus Amriuddin, sepeti paket 9, islamic centre, TPI Wameo yang sampai hari ini tidak pernah ada akhirnya,” jelasnya.
Bahkan pihaknya menuding, pihak Kejaksaan menerima gratifikasi dari Pemerintah Kota Baubau, berupa paket proyek. Sehingga menurut mereka, perlu ada reformasi di tubuh Kejari Baubau.
“Kami berjanji akan menggelar aksi yang sama dengan penjelasan kami yang lebih rinci,” tutupnya.
Sebelum menutup aksinya, massa melampiaskan kekecewannya terhadap kinerja Kejari Baubau, dengan melemparkan beberapa telur di papan nama kantor Kejari Baubau. (**)