Peliput: Gustam — Editor: Ardi Toris

PASARWAJO, BP- Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton mengembalikan berkas tiga tersangka pengaduan palsu ijazah Bupati Buton Tengah (Buteng), ke penyidik kepolisian karena dianggap belum lengkap.

Hal itu diungkapkan Kasi Intel Kejari Buton Firman, kepada Baubau Post di ruang kerjanya, pada selasa (07/07).

Ilustrasi

“Ternyata setelah diteliti berkasnya, ternyata berkasnya itu belum lengkap baik formil maupun materil,” ungkapnya.

“Sehingga kami sudah kembalikan berkasnya ke pihak penyidik untuk dilengkapi beserta petunjuk dari jaksa penelitinya,” tambah Firman saat itu.

Untuk selanjutnya, masih Firman, Kejari Buton menunggu berkas yang akan dilengkapi tersebut. “Kita tunggu, baru kemarin dikirim berkasnya, dikembalikan ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Sat Reskrim Polres Baubau telah melimpahkan berkas tiga tersangka pengaduan palsu terhadap ijazah Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin SE, ke Kejari Buton.

Ketiga tersangka tersangka tersebut masing-masing inisial LA, LM dan LS. “Kita sudah limpahkan, mudah-mudahan sudah ada balasan dari Kejari Pasarwajo,” tutur Kasat Reskrim Polres Baubau AKP Ronald Arron Maramis.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Sat Reskrim Polres Baubau tidak melakukan penahanan kepada tiga tersangka tersebut. Pasalnya, ketiga tersangka selalu koperatif hadir saat akan dimintai keterangan di Polres Baubau.

Untuk diketahui, tiga pelapor ijazah palsu Bupati Buteng H Samahuddin SE, ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara, senin (15/06) lalu, di Sat Reskrim Polres, atas dugaan melakukan tindak pidana pengaduan palsu terhadap Bupati Buteng di Polda Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. (*)

Pin It on Pinterest