Kampung Berkualitas

Laporan: Prasetyo M

BUABAU, BP-Mengunjungi Kota Baubau, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI) Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo menilai, Kelurahan Palabusa Kecamatan Lea-Lea dapat menjadi contoh kampung berkualitas. Pasalnya, meski terletak di pinggir kota, namun Kelurahan Palabusa lingkungannya tetap bersih dengan kondisi pantai yang tidak kumuh.

 Kampung Berkualitas
Kelurahan Palabusa-Baubau Diapresiasi BKKBN Pusat Jadi Contoh Kampung Berkualitas di Indonesia

Hal tersebut ia ungkapkan melalui sambutannya pada kegiatan Advokasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana bersama mitra kerja yang dirangkaikan dengan pencanangan integrasi kampung keluarga berkualitas dengan kampung nelayan Palabusa di Lapangan Futsal Kelurahan Palabusa Rabu, (4/11/2020), sebagaimana dirilis Kominfo Baubau

Menurut Hasto Wardoyo, Kampung Keluarga Berkualitas dengan Kampung Nelayan Terintegrasi di Kelurahan Palabusa Kecamatan Lea-Lea sangat luar biasa. Karena itu, Kelurahan Palabusa dapat menjadi contoh bagi kelurahan-kelurahan lain di daerah. Pasalnya, selain lingkungannya yang bersih, Kelurahan Palabusa juga memiliki program-program yang luar biasa.

“Kalau saya melihat sekilas, saya sebagai orang yang sering melihat desa dan kelurahan dimana-mana, Kelurahan Palabusa ini sangat luar biasa. Lingkungannya bersih, pantainya tidak kumuh, sampah-sampahnya tidak berserakan dimana-mana. Ini contoh kampung yang berkualitas”, ujarnya.

Mantan Bupati Kulon Progo ini mengaku, kunjungan kerjanya di Baubau sangat istimewa. Pasalnya, sejak kampung Keluarga Berencana berubah menjadi kampung Keluarga Berkualitas berdasarkan petunjuk Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, namun baru pertama kali mencanangkan program integrasi antara nelayan dan kampung keluarga berkualitas.

“Saya kira ini adalah suatu momen yang sangat istimewa. Karena sejak kampung Keluarga Berencana berubah menjadi kampung Keluarga Berkualitas berdasarkan petunjuk bapak Presiden Joko Widodo, ini pertama kalinya saya mencanangkan program integrasi antara nelayan dan kampung keluarga berkualitas ini”, ujarnya.

Ditambahkan Hasto Wardoyo, Keluarga Berencana dapat menjadi investasi strategis untuk memastikan generasi masa depan yang berkualitas. Menurutnya, hal tersebut merupakan suatu upaya dalam mewujudkan tercapainya tujuan-tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Pasalnya, Pembangunan Keluarga menjadi sangat penting dalam menentukan karakter masyarakat.

“Pembangunan keluarga menjadi suatu sangat penting sebagai unit terkecil di dalam masyarakat, karena kalau keluarga itu baik maka penduduk tentu akan menjadi baik. Tapi kalau sebaliknya keluarga tidak baik, maka kemudian juga menjadi tidak baik masyarakatnya”, katanya.

Menutup sambutannya, Hasto Wardoyo berharap agar program dapat dijalankan dengan baik di seluruh tingkatan wilayah. Hal tersebut dilakukan guna mendukung tercapainya visi Presiden dan Wakil Presiden RI untuk terwujudnya Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian yang berlandaskan gotong royong.

Sementara itu, Wali Kota Baubau, Dr. H. AS Tamrin, MH. sangat mengapresiasi ide dan inisiatif atas pencanangan program integrasi kampung keluarga berkualitas dengan kampung nelayan di kelurahan Palabusa tersebut. Ia berharap agar pelaksanaan integrasi berbagai program tersebut dapat dijadikan wahana untuk meningkatkan partisipasi keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

Pembentukan kampung keluarga berkualitas ini jelas AS Tamrin diamanatkan kepada BKKBN, dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Baubau, akan tetapi pada prinsipnya kampung keluarga berkualitas merupakan perwujudan dari sinergitas antara pemerintah dan nonpemerintah mulai dari tingkat daerah hingga pusat.

“Ini tujuannya untuk membangun yang dimulai dari bawah, dari unit organisasi terkecil yakni keluarga, RT/RW, kelurahan. Kita bersyukur kehadiran Kepala BKKBN Pusat dan Sultra ini merupakan pertanda bahwa sinergitas pelaksanaan program itu terpadu secara vertikal maupun horizontal”, jelasnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini menegaskan, kehadiran Kepala BKKBN dan beberapa deputi serta direktur di BKKBN Pusat tersebut merupakan sebuah dukungan dan motivasi bagi daerah khususnya BKKBN Kota Baubau. Pasalnya, dengan kunjungan kepala BKKBN RI tersebut akan memacu semangat BKKBN Baubau dalam meningkatkan program-programnya.

H. AS Tamrin menilai, pencanangan program integrasi antara nelayan dan kampung keluarga berkualitas tersebut merupakan suatu inovasi yang cerdas, realistis dan smart. Menurutnya, beberapa daerah sudah terlebih dahulu mencanangkan program kampung nelayan. Namun untuk menyinergikan program kampung nelayan ke dalam wadah kampung keluarga berkualitas baru terjadi di Kelurahan Palabusa.

“Sebagai bentuk komitmen pemerintah Kota Baubau dalam menyukseskan integrasi berbagai program ini, maka kami akan berupaya keras dan bersungguh-sungguh untuk membantu memfasilitasi, mendampingi, serta membina keluarga dan masyarakat di Kota Baubau, khususnya masyarakat di Kelurahan Palabusa ini”, pungkas Wali Kota dua periode ini.

BACA JUGA: Walikota Apresiasi Kegiatan Perencanaan program Integritas Kampung Keluarga Berkualitas Dengan Kampung Nelayan Palabusa

Pada kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, Ketua DPRD Zahari, Kapolres AKBP Rio Tangkari, Sekretaris Daerah Kota Baubau Roni Muhtar, dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemkot Baubau. Kegiatan tersebut di tutup dengan dialog tanya jawab dengan narasumber Kepala BKKBN pusat, Walikota Baubau dan Ketua DPRD Kota Baubau.(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

One thought on “Kelurahan Palabusa-Baubau Diapresiasi BKKBN Pusat Jadi Contoh Kampung Berkualitas di Indonesia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest